METRO SUMBAR

Beredar Video Viral Pelajar SMPN 7 Pariaman Berkelahi, Wako Yota Balad Langsung Temui Seluruh Pelajar dan Orang Tua

2
×

Beredar Video Viral Pelajar SMPN 7 Pariaman Berkelahi, Wako Yota Balad Langsung Temui Seluruh Pelajar dan Orang Tua

Sebarkan artikel ini
TEMUI PELAJAR DAN ORANG TUA— Wako Yota Balad melakukan pertemuan dengan guru, orang tua dan pelajar yang terlibat perkelahian di SMPN 7 Pariaman.

Laporan: Efanurza Kota Pariaman

Menanggapi be­redarnya video siswa-siswi SMPN 7 Kota Pa­riaman yang berkelahi usai jam pulang sekolah di lapangan bola belakang sekolah, kemarin,  Wali­kota Pariaman Yota Balad secara langsung temui anak didik yang terlibat dalam video tersebut. Yota Balad, didampingi kepala Disdikpora Kota Pariaman Hertati Taher, Perwakilan unsur Polres Pariaman dan Kodim 0308 Pariaman dan beberapa kepala OPD Pemko Pa­riaman mengadakan tatap muka langsung dengan para siswa dan orangtua siswa yang terlibat ter­sebut di SMPN 7 Kota Pa­riaman, kemarin pagi.

Kepada para siswa, Yota sampaikan, untuk tidak mengulangi per­bua­tan seperti ini lagi, baik itu siswa yang terlibat atau­pun siswa-siswi sekolah lainnya yang ada di Kota Pariaman untuk tidak mela­kukan hal yang sama atau hal lain yang dapat  memper­ma­lukan nama sekolah, nama orang tua, dan merusak tatanan so­sial bagi siswa-siswi itu sendiri.

“Apalagi, ada yang mengupload hal seperti itu ke media sosial. Per­bua­tan tersebut bukanlah hal yang harus dibanggakan, tapi anak-anak harus tau bahwa perbuatan tersebut adalah melanggar aturan hukum yang berlaku, dan sangat tidak ber-etika dan tidak sesuai dengan ajaran agama,” jelas Wako kepada para siswa.

Untuk itu, sambung Yota Balad, berjanjilah para anak-anak ke diri sendiri untuk tidak mengulangi perbuatan-perbuatan yang tidak sesuai de­ngan kaidah dan norma-norma kehidupan kita, buatlah kegiatan yang lebih positif yang lebih bisa membanggakan sekolah, orang tua, membanggakan daerah dalam ber­bagai bidang prestasi da­lam mencapai cita-cita.

Kedua anak yang terlibat juga saling bermaafan secara terbuka, menyesali perbuatannya dan berjanji dihadapan Wako Pa­riaman, Majelis Guru dan para orang tua untuk tidak mengulangi perbuatan yang sama lagi.

Wako Pariaman Yota Balad juga sudah intruksikan kepada Dinas Satpol PP untuk memberikan eva­luasi dan monitoring terhadap anak sekolah yang pulang sekolah di jam luar sekolah ini. Pemko Pariaman tidak akan berikan toleransi kepada anak sekolah dengan pakaian sekolah masih berkeliaran setelah jam pulang sekolah.

Yota Balad berharap ini menjadi kasus pertama dan menjadi kasus terakhir juga, dan tidak ada lagi kejadian serupa terulang lagi. “Apabila masih ada terdapat berkelahi, membuat keonaran, maupun istilahnya perbuatan asusila lainnya, Pemko Pariaman tidak akan beri toleransi dengan nantinya akan diberikan sanksi, kita berharap tidak ada lagi para siswa manapun di Kota Pariaman untuk tidak berbuat hal-hal yang tidak kita inginkan,” ungklapnya  mengakhiri (***)