BERITA UTAMA

Gudang Ikan Ludes Terbakar, Kerugian Capai Rp 600 Juta

0
×

Gudang Ikan Ludes Terbakar, Kerugian Capai Rp 600 Juta

Sebarkan artikel ini
KEBAKARAN— Petugas Damkar melakukan penyemprotan air untuk memadamkan api yang membakar gudang ikan di Kelurahan Belakang Tangsi, Kecamatan Padang Barat, Kota Padang.

PADANG, METROSebuah gudang penyimpanan ikan di Jalan Tanah Baroyo, Kelurahan Belakang Tangsi, Kecamatan Padang Barat, Kota Padang, ludes dilalap si jago merah pada Senin sore (19/1).

Insiden yang terjadi di kawasan padat permu­ki­man penduduk ini sempat memicu kepanikan warga sek­itar. Beruntung petugas Pe­madam Kebakaran ( Dam­kar) cepat datang ke lokasi hingga api dipadamkan sebelum menyebar ke rumah-rumah warga.

Kabid Ops Damkar Ko­ta Padang, Rinaldi, mengonfirmasi bahwa pihaknya menerima laporan kebakaran pada pukul 15.40 WIB. Merespons cepat laporan tersebut, armada pemadam langsung meluncur dan tiba di lokasi hanya dalam waktu lima menit.

Menurut Rinaldi, api pertama kali diketahui oleh salah seorang karyawan gudang, Yogi Saputra (31). Menurut keterangannya, api terlihat sudah membesar dan berkobar dari lantai dua bangunan.

“Saksi melihat api su­dah membesar dari lantai atas, kemudian segera menghubungi Dinas Pemadam Kebakaran Kota Padang,” ujar Rinaldi da­lam keterangannya.

Rinaldi menjelaskan, meski akses menuju lokasi cukup menantang karena berada di pemukiman padat dengan jalan yang sem­pit, petugas berhasil melokalisir api agar tidak merembet ke bangunan sekitar. Api berhasil dipadamkan sepenuhnya pada pukul 16.15 WIB.

“Bangunan seluas ku­rang lebih 100 meter persegi milik David (35) tersebut mengalami kerusakan berat. Berdasarkan taksiran awal dari pemilik gu­dang, kerugian materiil di­perkirakan mencapai Rp600­ juta. Dipastikan tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam peristiwa ini,” sebutnya.

Selain itu, kata Rinaldi, untuk menjinakkan api, Dinas Pemadam Kebakaran Kota Padang mengerahkan sedikitnya 6 unit armada dan sekitar 80 personel ke lokasi kejadian. Upaya pemadaman ini juga dibantu oleh petugas gabungan dari TNI, Polri, PMI, PLN, Satpol PP, hingga aparatur kecamatan dan kelurahan setempat.

“Saat ini penyebab pas­ti kebakaran masih da­lam tahap penyelidikan oleh pihak kepolisian. Saat proses pemadaman, kita tidak menemukan kendala yang berarti. Api bisa kita padamkan sebelum kebakaran meluas,” tutur Rinaldi.

Dengan adanya kejadian ini, Rinaldi mengimbau masyarakat untuk terus waspada terhadap hal-hal yang bisa memicu kebakara. “Apabila terjadi kebakaran, segera laporkan untuk mempercepat proses pemadaman,” tutup dia. (*)