METRO PADANG

PAD 2025 Lampaui Target, 2026, Dinas Pariwisata Targetkan Kunjungan 5,7 Juta Wisatawan

4
×

PAD 2025 Lampaui Target, 2026, Dinas Pariwisata Targetkan Kunjungan 5,7 Juta Wisatawan

Sebarkan artikel ini
CAR FREE NIGHT—Dinas Pariwisata Kota Padang menyiapkan strategi dan inovasi untuk meningkatkan PAD dan kunjungan wisatawan, salah satunya dengan mengadakan Car Free Night Kota Tua, yakni aktivasi kawasan Kota Tua pada malam Minggu yang akan diisi dengan pertunjukan musik multietnis dan pasar kreatif.

PADANG, METROSektor pariwisata Kota Padang mencatatkan performa gemilang sepanjang tahun 2025. Meski sempat terdampak bencana di penghujung tahun, capaian kunjungan wisatawan dan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dilaporkan meningkat signifikan dibandingkan tahun sebelumnya.

Kepala Dinas Pariwisata Kota Padang, Yudi Indra Sani mengungkapkan bahwa jumlah kunjungan wisatawan sepanjang 2025 mencapai 5,3 juta orang, naik dari angka 4,3 juta pada 2024 lalu.

Lonjakan jumlah wisa­tawan ini berbanding lurus dengan realisasi PAD. Yudi memaparkan bahwa retribusi dari objek wisata se­perti Gunung Padang, Lapau Panjang Chimpago (LPC), dan Youth Center mencapai Rp922 juta.

“Pencapaian ini cukup tinggi, yakni sebesar 153 persen dari target awal yang dibebankan kepada kami sebesar Rp600 juta,” ujar Yudi Indra Sani, Senin (19/1).

Peningkatan ini dipicu oleh berbagai agenda besar yang dilangsungkan sepanjang 2025,  dian­taranya perhelatan Taste of Padang Experience dengan tema Road to Gastronomy City pada Agustus lalu, serta Festival Siti Nurbaya yang sukses menarik minat wisatawan lokal hingga mancanegara, terutama dari Malaysia.

Memasuki tahun 2026, Dinas Pariwisata Kota Padang menetapkan target yang lebih optimistis meski saat ini masih dalam masa pemulihan pascabanjir. Target kunjungan wisatawan untuk tahun ini dipatok sebesar 5,7 juta orang dengan target PAD sebesar Rp900 juta.

Beberapa strategi dan inovasi baru telah disiapkan untuk mencapai target tersebut, di antaranya Road to Gastronomy City: Melanjutkan misi menjadikan Padang sebagai Kota Kreatif UNESCO di bidang kuliner pada 2027.

Car Free Night Kota Tua, yakni aktivasi kawasan Kota Tua pada malam Minggu yang akan diisi dengan pertunjukan musik multi-etnis dan pasar kreatif.

Kemudian optimalisasi event dengan tetap me­ngandalkan Taste of Padang Experience sebagai magnet utama di hari jadi kota.

“Kami berharap proses pemulihan tempat wisata yang terdampak bencana bisa selesai dalam dua bulan ke depan agar destinasi kita kembali siap dikunjungi sepenuhnya oleh wisatawan,” pungkas Yudi. (Taufik/Ivan/Nindy/Defri).