OLAHRAGA

Turun di Balap Rally Dakar 2026, Julian Johan Sabet Posisi 5 Besar dan Juara Iconic Class

8
×

Turun di Balap Rally Dakar 2026, Julian Johan Sabet Posisi 5 Besar dan Juara Iconic Class

Sebarkan artikel ini
PEBALAP RELI— Julian Johan, pembalap reli Indonesia di ajang Rally Dakar 2026 sabet posisi 5 Besar.

PERELI Indonesia Ju­lian Johan atau yang akrab disapa Jejelogy menorehkan prestasi membanggakan di ajang Dakar Rally 2026. Berlaga di salah satu kompetisi reli paling ekstrem di dunia, Jeje berhasil finis peringkat kelima overall, meraih posisi ketiga di kelas, sekaligus keluar sebagai juara Iconic Class.

Dakar Rally 2026 digelar di Arab Saudi pada 3–17 Januari 2026, melibatkan 433 kendaraan dari 69 ne­gara. Para peserta harus menuntaskan lintasan sejauh kurang lebih 8.000 kilometer dalam waktu 14 hari, melintasi beragam karakter medan yang me­nguji ketahanan fisik pereli, keandalan kendaraan, hingga ketepatan strategi tim.

Ajang ini dikenal sebagai salah satu ujian terberat di dunia motorsport. Selain kecepatan, konsistensi dan kemampuan membaca kondisi lintasan menjadi kunci untuk bertahan hingga garis finis. Kesalahan kecil bisa berujung pada kerusakan teknis atau kehilangan waktu yang signifikan.

Pada edisi 2026, rute Dakar membentang dari Al Ula, Riyadh, hingga Wadi Ad Dawasir. Medan yang dihadapi Jeje Logy meliputi gurun pasir terbuka de­ngan bukit pasir tinggi, jalur berbatu tajam, serta perubahan kontur ekstrem yang menuntut presisi tinggi dalam mengemudi.

Jeje turun menggu­na­kan Toyota Land Cruiser 100, kendaraan yang dikenal memiliki ketahanan tinggi untuk balapan jarak jauh. Kombinasi antara karakter kendaraan, stra­tegi tim, dan konsistensi mengemudi menjadi faktor penting dalam menjaga performa sepanjang lomba.

Di tengah persaingan ketat ratusan peserta dari berbagai negara, Jeje mam­pu menjaga ritme balap­nya. Hasil finis lima besar secara keseluruhan menjadi bukti bahwa pereli Indonesia mampu bersaing di level tertinggi reli dunia, bukan sekadar menjadi peserta pelengkap.

Keberhasilan Jeje menjadi juara Iconic Class juga memiliki makna tersendiri. Kelas ini diisi oleh kendaraan dengan karakter klasik dan ikonik yang me­nuntut pendekatan berbeda dibanding kelas reli modern. Ketahanan mekanis dan strategi perawatan kendaraan menjadi faktor krusial di kelas ini.

Pencapaian tersebut mempertegas reputasi Je­je sebagai pereli yang tidak hanya mengandalkan kecepatan, tetapi juga pemahaman teknis dan konsistensi dalam balapan ja­rak jauh.

“Alhamdulillah, dengan niat yang kuat dan kesungguhan untuk terus berusaha mencari jalan, akhirnya hari ini bisa terwujud. Semoga pencapaian ini bisa menjadi inspirasi dan energi positif, khususnya bagi dunia balap dan otomotif Indonesia,” ujar Jeje Logy melalui keterangannya.

Di balik hasil tersebut, Jeje menekankan pentingnya proses panjang yang dijalani, mulai dari persiapan fisik, pemetaan strategi, hingga evaluasi teknis di setiap etape. Tantangan terberat, menurutnya, datang saat melintasi gurun pasir dengan kondisi me­dan yang sulit diprediksi serta suhu ekstrem yang menguras stamina.

Pengalaman Dakar 20­26 menjadi bahan evaluasi penting untuk langkah be­rikutnya. Meski belum memasang target spesifik untuk Dakar Rally 2027, Jeje membuka peluang kembali turun dengan ambisi meningkatkan hasil dan bersaing di papan atas klasemen overall.

Sejumlah pihak turut memberikan dukungan terhadap kiprah Jeje di Dakar, termasuk mitra teknis dan sponsor. Namun dalam konteks balapan, peran utama tetap berada pada kesiapan pereli dan tim dalam menghadapi tantangan ekstrem yang menjadi ciri khas Dakar Rally.

Termasuk Belkote, memandang Jeje Logy bukan sekadar pembalap, melainkan representasi karakter pejuang yang sejalan de­ngan DNA Belkote.

“Tahun ini merupakan tahun kelima kerjasama ini berlangsung. Kesamaan visi antara Belkote dan Jeje konsistensi, dan kebera­nian membawa nama Indonesia ke level internasio­nal,” ujar Eric Indra Kurniawan, Presiden Direktur PT Bintang Chemical Indonesia (produsen Belkote Paint) dalam kesempatan yang sama.

Prestasi Jeje Logy di Dakar Rally 2026 menjadi sinyal positif bagi per­kembangan motorsport Indonesia, khususnya di disiplin rally raid yang selama ini jarang mendapat sorotan. Keberhasilan menembus lima besar overall menunjukkan bahwa pereli nasional memiliki potensi untuk bersaing di panggung global dengan persiapan dan strategi yang tepat.

Dengan pengalaman yang terus bertambah, Jeje Logy kini menjadi salah satu referensi penting bagi generasi pereli Indonesia yang bercita-cita tampil di ajang motorsport dunia, sekaligus membawa nama Indonesia semakin diperhitungkan di lintasan ekstrem Dakar. (jpg)