OLAHRAGA

Duel Pemuncak Klasemen, Inter Milan Tantang Rekor Sempurna Arsenal di San Siro

2
×

Duel Pemuncak Klasemen, Inter Milan Tantang Rekor Sempurna Arsenal di San Siro

Sebarkan artikel ini

INTER MILAN akan menghadapi ujian berat saat menjamu Arsenal pa­da laga lanjutan matchday ke-7 fase liga Liga Champions musim 2025/2026. Duel dua raksasa Eropa ini akan digelar di Stadion Giuseppe Meazza, San Si­ro, Selasa (20/1/2026) pukul 21.00 waktu setempat atau Rabu (21/1/2026) dini hari WIB.

Pertandingan diprediksi berlangsung sengit, me­ngingat kedua tim sama-sama dikenal memiliki pertahanan paling solid di kompetisi Eropa musim ini. Arsenal datang dengan kepercayaan diri tinggi setelah menyapu bersih enam kemenangan beruntun di fase liga dan hanya membutuhkan satu poin tambahan untuk memastikan tiket otomatis ke babak 16 besar.

Saat ini, The Gunners mengoleksi 18 poin dari enam laga, mencatat rekor sempurna dengan hanya satu kali kebobolan. Capaian tersebut menempatkan Arsenal sebagai salah satu tim paling impresif di Liga Champions musim ini, baik dari sisi pertahanan maupun produktivitas gol, dengan torehan 18 gol dan hanya tiga tim yang men­cetak gol lebih banyak.

Di sisi lain, Inter Milan berada di posisi keenam klasemen fase liga dengan 12 poin hasil dari empat kemenangan dan dua ke­kalahan. Nerazzurri ber­tekad menjaga posisi di delapan besar demi me­ngamankan kelolosan otomatis ke babak gugur, se­kaligus bangkit dari tren negatif di Eropa setelah menelan dua kekalahan beruntun.

Inter sempat tampil hampir sempurna di awal kompetisi dengan empat kemenangan beruntun dan hanya kebobolan satu gol. Namun, kekalahan dari Atletico Madrid dan Liverpool membuat aura superior Eropa mereka sedikit memudar. Kekalahan dari Liverpool di San Siro bahkan mengakhiri rekor 18 laga kandang tanpa kekalahan Inter di Liga Cham­pions dan membuka ancaman tiga kekalahan beruntun, catatan yang belum pernah dialami klub asal Milano tersebut.

Meski demikian, performa Inter di kompetisi domestik tetap konsisten. Pasukan Cristian Chivu mencatat enam kemenangan, satu hasil imbang, dan satu kekalahan dari delapan laga terakhir di semua ajang. Kemenangan tipis 1-0 atas Udinese akhir pekan lalu lewat gol Lautaro Martínez semakin mengukuhkan posisi Inter di puncak klasemen Serie A, unggul atas AC Milan dan juara bertahan Napoli.

Arsenal sendiri juga memimpin klasemen Premier League Inggris, se­hingga laga ini mempertemukan dua pemuncak kla­semen liga domestik masing-masing. Namun, performa Arsenal di kompetisi lokal sedikit tersendat setelah bermain imbang tanpa gol melawan Liverpool dan Nottingham Forest, sekaligus mengakhiri rekor 14 laga tandang be­runtun selalu mencetak gol di semua kompetisi.

Dari sisi kebugaran pemain, Inter masih harus kehilangan Hakan Calha­noglu dan Denzel Dumfries karena cedera. Namun, Alessandro Bastoni dan Marcus Thuram dipastikan siap kembali mengisi starting XI. Henrikh Mkhitaryan diperkirakan menjadi penggerak utama lini tengah Inter dalam skema 3-5-2.

Di kubu Arsenal, bebe­rapa pemain seperti Declan Rice, Mikel Merino, dan Christian Norgaard berada dalam ancaman skorsing jika kembali menerima kartu kuning. Mikel Arteta juga masih belum bisa menurunkan sejumlah pemain yang cedera, sehingga rotasi diprediksi akan dilakukan, termasuk memberi menit bermain kepada Ga­briel Jesus dan Myles Le­wis-Skelly.

Dengan urgensi tinggi di pihak tuan rumah dan posisi Arsenal yang hampir aman, laga ini di­per­kirakan berlangsung ketat dengan duel pertahanan yang dominan. Bermain di hadapan pendukung sendiri, Inter Milan berpeluang besar menghentikan rekor sempurna Arsenal sekaligus menjaga asa lolos lang­sung ke fase gugur Liga Champions. (*/rom)