AGAM, METRO–Wakil Ketua DPRD Kabupaten Agam, Muhammad Risman, menghadiri Forum Diskusi Publik Rancangan Awal Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Agam Tahun 2026 yang digelar di Aula Kantor Bappeda Agam, Senin (19/1).
Forum diskusi tersebut mengangkat tema “Pemantapan SDM yang Berkualitas dan Berkarakter, Daya Saing Daerah dan Pertumbuhan Ekonomi, serta Mitigasi Risiko dan Pemulihan Pascabencana dalam Mendukung Pembangunan Berkelanjutan.” Kegiatan ini menjadi bagian penting dalam proses perencanaan pembangunan daerah untuk tahun mendatang.
Kegiatan dibuka secara resmi oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Agam, Dr. Mhd Lutfi AR, S.H., M.Si. Turut hadir Anggota DPRD Agam, Guswardi, serta sejumlah anggota DPRD lainnya yang mengikuti kegiatan secara daring melalui Zoom Meeting. Selain itu, forum juga dihadiri oleh para pemangku kepentingan dari berbagai unsur, baik yang hadir langsung maupun secara virtual.
Dalam forum tersebut, Muhammad Risman menekankan pentingnya fokus perencanaan pembangunan daerah pada aspek pemulihan pascabencana. Menurutnya, kondisi Kabupaten Agam yang baru saja dilanda bencana harus menjadi perhatian utama dalam penyusunan RKPD Tahun 2026 agar program yang dirancang benar-benar menyentuh kebutuhan masyarakat.
“Kita baru saja mengalami bencana, sehingga kami dari DPRD Agam dalam fungsi pengawasan berharap agar perencanaan ini lebih difokuskan pada mitigasi dan pemulihan pascabencana,” ujarnya.
Selain itu, ia juga menegaskan harapan DPRD agar seluruh aspirasi masyarakat yang telah disampaikan melalui lembaga legislatif dapat diakomodasi dalam dokumen perencanaan pembangunan. Aspirasi tersebut, lanjutnya, telah dirangkum dalam pokok-pokok pikiran DPRD dan diharapkan dapat diwujudkan dalam bentuk program dan kegiatan nyata.
“Apapun yang menjadi harapan masyarakat dan telah disampaikan kepada DPRD, sepanjang masuk dalam pokok-pokok pikiran DPRD, kami berharap bisa direalisasikan demi kesejahteraan masyarakat Agam,” tutupnya.
Forum Diskusi Publik Rancangan Awal RKPD ini menjadi tahapan strategis dalam menentukan arah kebijakan dan prioritas pembangunan Kabupaten Agam Tahun 2026, dengan harapan perencanaan yang disusun lebih terarah, inklusif, dan berkelanjutan. (pry)






