AGAM,METRO—Warga Jorong Toboh, Nagari Malalak Timur, Kecamatan Malalak, Kabupaten Agam menemukan jenazah balita korban bencana Galodo saat melakukan aksi gotong royong membersihkan selokan, Minggu (18/1) sekitar pukul 10.21 WIB.
Korban diketahui bernama Afnan Syabil Kareem berusia 18 bulan dan berjenis kelamin laki-laki. Tim Gabungan dari TNI, Polri, Basarnas dan pihak kecamatan langsung mengevakuasi jenazah korban dan diserahkan kepada keluarganya untuk dikebumikan.
Camat Malalak Ulya Satar membenarkan adanya penemuan jenazah bayi laki-laki di Jorong Toboh. Menurutnya, jenazah bayi laki-laki itu ditemukan warga saat membersihkan selokan secara beramai-ramai atau gotong royong.
“Benar, satu jenazah ditemukan warga saat gotong royong membersihkan selokan di Minggu pagi. Jenazah ini merupakan korban bencana galodo yang melanda Kecamatan Malalak pada akhir November lalu,” kata Ulya saat dikonfirmasi.
Ulya menjelaskan, warga menemukan mayat bayi laki-laki tersebut masih mengenakan pakaian. Sedangkan kondisi tubuh dari mayat bayi tersebut sudah membusuk dan menghitam, sehingga sulit untuk dikenali.
“Jenazah bayi ini memang korban galodo, karena identitasnya sesuai dengan keterangan dari keluarga yang kehilangan korban saat terjadi bencana. Bahkan, keluarga mengenali baju korban,” jelasnya.
Ditambahkan Ulya, sesuai permintaan keluarga, Aqila langsung dilakukan proses pemakaman di tanah keluarga. Selain itu, keluarga juga mengaku ikhlas dengan meninggalnya korban.
“Sejak awak hilang akibat galodo dan dilakukan upaya pencarian, pihak keluarga sudah pasrah karena korban tidak kunjung ditemukan. Hingga akhirnya, korban ditemukan hari ini. Keluarga sudah memakamkan jenazah pukul 11:30 WIB,” tutupnya. (pry)






