SAWAHLUNTO/SIJUNJUNG

Edukasi Pelajar Tentang Medsos dan Literasi Digital, Diskominfo Sijunjung Turun ke Sekolah

2
×

Edukasi Pelajar Tentang Medsos dan Literasi Digital, Diskominfo Sijunjung Turun ke Sekolah

Sebarkan artikel ini
LITERASI DIGITAL— Kepala Dinas Kominfo Sijunjung, drg.Ezwandra memberikan edukasi kepada para pelajar terkait penggunaan media sosial serta literasi digital. Upaya itu bertujuan agar meningkatkan pemahaman generasi muda dalam memanfaatkan teknologi digital secara bijak, aman dan bertanggung jawab.

SIJUNJUNG, METRO–Pemkab Sijunjung me­lalui Dinas Kominfo terus memberikan edukasi kepada para pelajar terkait penggunaan media sosial serta literasi digital. Upa­ya itu bertujuan agar me­ningkatkan pemahaman generasi muda dalam me­manfaatkan teknologi digital secara bijak, aman dan bertanggung jawab.

Kegiatan itu sebagai bentuk upaya pencega­han dan menekan pe­ngaruh negatif terhadap generasi muda, khususnya para pelajar terkait digitalisasi.

“Program ini rutin di­gelar Dinas Kominfo sejak beberapa tahun terakhir. Sasaran diantaranya pe­lajar di tingkat SLTP dan SLTA/sederajat dengan tema goes to school,” tutur Kepala Dinas Kominfo Sijunjung, dr­g.Ez­wan­dra.

Kegiatan itu, sebagai bentuk peran pemerintah daerah dalam me­nge­dukasi para generasi mu­da terhadap manfaat serta dampak negatif dari media sosial dan digitalisasi. “Kemarin kita laksanakan di SMA Negeri 3 Sijunjung, Kecamatan Tanjung Gadang. Sosialisasi tersebut diikuti oleh siswa-siswi dengan antusias dan berlangsung secara interaktif. Pihak sekolah menyambut baik Kegiatan ini dan dukungan dari Kepala Sekolah, Dra.Harnetti,” terangnya.

Dijelaskannya, media sosial merupakan sarana tercepat untuk berkomunikasi dan berinteraksi dengan publik. “Media sosial adalah sarana tercepat untuk berkomunikasi langsung dengan publik,” ujarnya.

Literasi digital, lanjutnya, sangat penting bagi pelajar dalam mengakses, memahami serta memanfaatkan informasi digital secara cerdas dan bertanggung jawab.

Peserta diajak untuk mengenali berbagai bentuk informasi digital, termasuk cara menyaring informasi agar terhindar dari hoaks dan konten negatif. Pihaknya mengajak, pentingnya etika ber­komunikasi di ruang digital, dampak jejak digital, serta pentingnya menjaga sikap dan perilaku saat menggunakan sosial media. Peserta juga diberikan pemahaman mengenai konsekuensi hukum dan sosial dari penyalahgu­naan sosial media.

Kegiatan partisipatif ini dikemas dengan metode penyampaian yang interaktif, sehingga para pelajar dapat menyampaikan pandangan serta penga­laman mereka dalam me­nggunakan media digital sehari-hari. (ndo)