METRO SUMBAR

TP PKK Pasaman Barat Gelar Pertemuan Bulanan di Lembah Melintang, Dorong Aksi Nyata Ketahanan Pangan

3
×

TP PKK Pasaman Barat Gelar Pertemuan Bulanan di Lembah Melintang, Dorong Aksi Nyata Ketahanan Pangan

Sebarkan artikel ini
FOTO BERSAMA—Ketua TP PKK Kabupaten Pasaman Barat, Ny. Sifrowati Yulianto, foto bersama usai kegiatan pertemuan bulanan di Lembah Melintang.

PASBAR, METRO–Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat melalui Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) menggelar Pertemuan Bulanan PKK tingkat kabupaten di Lubuk King, Kecamatan Lembah Melintang. Kegiatan ini menjadi momentum konsolidasi program PKK seka­ligus evaluasi peran aktif PKK dalam mendukung program pembangunan daerah.

Ketua TP PKK Kabupaten Pasaman Barat, Ny. Sifrowati Yulianto, dalam arahannya mengapresiasi dukungan penuh Kecamatan Lembah Melintang, yang ditandai dengan kehadiran seluruh wali nagari dalam kegiatan tersebut. Namun demikian, ia juga menyoroti masih rendahnya partisipasi nagari-nagari se-Pasaman Barat da­lam lomba video ketahanan pangan melalui aksi penanaman cabai, yang hanya diikuti oleh tujuh nagari.  “Ini menjadi catatan serius karena belum mencapai 50 persen partisipasi. Ke depan, Bupati akan turun langsung untuk melihat dan mengecek dasawisma di nagari,” tegasnya.

Ny. Sifrowati juga me­ng­­himbau agar nagari me­ng­anggarkan minimal 100 polybag per nagari untuk mendukung gerakan me­nanam cabai, mengingat program tersebut akan dilaporkan langsung ke ting­kat provinsi. Ia mengajak seluruh jajaran PKK untuk menjadikan tahun 2026 sebagai momentum kebangkitan gerakan ketahanan pangan keluarga. “Pe­na­na­man cabai ini penting untuk memenuhi kebutuhan keluarga dan memperkuat ketahanan pangan masyarakat,” ujarnya.

Dalam kesempatan ter­sebut, Ketua TP PKK Kabupaten juga menyampaikan bahwa dalam waktu dekat akan dilakukan penilaian lomba dasawisma tingkat provinsi yang akan diwakili oleh Nagari Lingkuang Aua Bandarajo dan Nagari Ranah Air Haji. Selain itu, TP PKK Kabupaten akan menggelar penilaian tingkat kabupaten dengan melibatkan juri dari provinsi guna menjamin objektivitas penilaian.

Menutup arahannya, Ny. Sifrowati mengajak se­lu­­ruh kader PKK untuk mem­­­­perkuat semangat go­tong royong dan menjadikan PKK sebagai teladan di tengah masya­ra­kat. Ia juga menyampaikan permoho­nan maaf karena tidak mem­berikan izin kepada tuan rumah mengadakan pe­nyambutan secara se­re­mo­nial, sebagai bentuk em­pati atas mu­sibah seorang anak yang hanyut di Batang Sikabau dan belum ditemukan.  “Ma­ri kita bersama-sama mengirimkan Al-Fatihah dan berdoa agar anak kita segera ditemukan,” tutupnya.

Sementara itu, Sekretaris TP PKK Kabupaten Pasaman Barat, Ramalis, menegaskan bahwa gerakan PKK tahun 2025 harus dilaksanakan secara terencana dan menyentuh langsung kebutuhan masya­ra­kat. Ia menyampaikan bahwa seluruh program dari Pokja I hingga Pokja IV harus berorientasi pada aksi nyata, bukan sekadar kegiatan seremonial.

“Gerakan PKK harus berdampak langsung bagi masyarakat di 11 nagari perwakilan dari 11 kecamatan. Kita harus melakukan pencegahan sebelum munculnya berbagai persoalan sosial, karena itulah tugas utama PKK,” katanya.

Camat Lembah Melintang, Ikhsan Chairman, dalam sambutannya menyampaikan bahwa pertemuan bulanan tersebut sempat tertunda sejak De­sember akibat bencana banjir dan longsor yang melanda sejumlah wilayah di Pasaman Barat. Ia mengapresiasi peran aktif TP PKK Kecamatan Lembah Melintang yang dinilai sigap membantu masya­ra­kat terdampak bencana, khususnya melalui keterlibatan di dapur umum dan lokasi pengungsian.“Saat bencana, ibu-ibu PKK sangat aktif membantu. Terima kasih atas dedikasi dan kepeduliannya. PKK adalah ibu-ibu yang tangguh dan hebat. Kami berharap arahan dan bimbingan dari Ke­tua TP PKK Kabupaten un­tuk PKK Kecamatan Lem­­bah Melintang ke de­pan,” ujarnya. (end)