PASAMAN, METRO–Bupati Pasaman, Welly Suhery, didampingi Asisten II, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Kabupaten Pasaman Choiruddin Batubara, Sekretaris BPBD, serta Camat Mapat Tunggul, melakukan kunjungan kerja ke Nagari Muara Tais, Kecamatan Mapat Tunggul.
Kunjungan tersebut dilakukan dalam rangka meninjau sekaligus melihat langsung perkembangan pemasangan Jembatan Bailey di Sungai Lasi, yang saat ini tengah dikerjakan. Kepala Dinas PUPR Kabupaten Pasaman, Choiruddin Batubara menyampaikan jembatan Bailey sepanjang 30 meter ini merupakan bantuan dari Kementerian Pekerjaan Umum, dengan proses pemasangan yang bekerja sama dengan TNI.
“Jembatan Bailey ini dibangun sebagai pengganti jembatan limpas yang sebelumnya menjadi sarana penyeberangan utama masyarakat, baik pejalan kaki maupun kendaraan, menuju pusat pemerintahan nagari, fasilitas kesehatan, pendidikan, serta pasar di Muara Tais,” jelasnya.
Sebelumnya, jembatan limpas tersebut hanyut terbawa arus deras sungai akibat curah hujan tinggi, sehingga memutus akses transportasi warga. Padahal, keberadaan jembatan sangat vital untuk menunjang aktivitas dan mobilitas masyarakat.
Berdasarkan informasi dari pihak pelaksana, progres pemasangan Jembatan Bailey saat ini telah mencapai lebih dari 50 persen dan ditargetkan selesai hingga akhir bulan Januari 2026.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Pasaman Welly Suhery berharap agar pengerjaan jembatan dapat berjalan dengan baik dan lancar, sehingga masyarakat dapat segera memanfaatkannya.
Selain itu, Bupati juga berharap dukungan berkelanjutan dari Kementerian PU untuk Kabupaten Pasaman, mengingat masih banyak daerah yang membutuhkan pembangunan infrastruktur jembatan.
“Kita masih membutuhkan berbagai jenis jembatan, baik Jembatan Bailey, Jembatan Aramco, jembatan gantung, maupun jembatan permanen, yang sangat dibutuhkan untuk akses layanan kesehatan, pendidikan, ekonomi, pasar, serta pelayanan administrasi pemerintahan,” ungkap Bupati Welly (ped/rel)






