BUKITTINGGI,METRO—Warga Jorong Pandam Gadang Ranggo Malai (PGRM), Nagari Gadut, Kecamatan Tilantang Kamang, Kabupaten Agam, dihebohkan dengan penemuan bayi berjenis kelamin perempuan di pinggir jalan dekat Kantor Samsat Bukittinggi, Kamis pagi (15/1).
Bayi malang yang diduga baru dilahirkan yang sengaja dibuang oleh orang tuanya ini, berada di dalam kardus makanan ringan dan tertutup. Bayi tersebut dibalut dengan kain. Di dalam kardus juga ada sekotak susu formul dan botol susu.
Warga yang menemukan bayi malang ini langsung memberikan pertolongan dan membawanya ke Puksesmas terdekat untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut. Hingga kini, Polisi masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap identitas orang yang telah membuang bayi tersebut.
Kapolsek Tilatang Kamang Pakan Kamih Iptu Riko Kurniawan mengatakan, setelah mendapat laporan adanya penemuan bayi, pihaknya langsung mendatangi lokasi untuk melakukan olah TKP dan mengumpulkan rekaman CCTV maupun keterangan saksi-saksi.
“Bayi itu ditemukan tergeletak di dalam sebuah kardus di pinggir jalan depan rumah warga. Saat ditemukan, bayi perempuan itu masih hidup dan berada bersama sebungkus susu formula,” kata Iptu Riko kepada wartawan, Jumat (16/1).
Dijelaskan Iptu Riko, berdasarkan informasi dari tim medis, bayi tersebut diperkirakan berusia kurang dari satu minggu. Saat ditemukan, bayi sudah tidak memiliki ari-ari, yang menguatkan dugaan bahwa bayi tersebut sengaja ditinggalkan setelah dilahirkan.
“Bayi itu setelah ditemukan warga, dibawa ke Puskesmas Pakan Kamis guna mendapatkan pemeriksaan serta perawatan medis. Menurut tim medis, bayi berjenis kelamin perempuan ini kondisinya sehat,” ungkap Iptu Riko.
Iptu Riko menegaskan pihaknya masih melalukan penyelidikan serta memintai keterangan beberapa saksi agar bisa mengungkap pelaku yang sudah tega menelantarkan bayi tersebut.
“Kami akan memburu orang tua yang tidak bertanggung jawab tersebut. Kepada masyarakat yang mengetahui ada yang baru melahirkan, tapi anaknya tidak ada, silahkan lapor. Bisa jadi pelakunya orang tersebut,” tutup dia. (pry)





