BERITA UTAMA

Diduga Sengaja Dibuang di Dekat Kantor Samsat, Bayi Perempuan Ditemukan dalam Kardus

0
×

Diduga Sengaja Dibuang di Dekat Kantor Samsat, Bayi Perempuan Ditemukan dalam Kardus

Sebarkan artikel ini
DITEMUKAN— Bayi perempuan yang ditemukan di dekat Kantor Samsat Bukittinggi dibawa ke Puskesmas untuk mendapatkan perawatan.

BUKITTINGGI,METROWarga Jorong Pandam Gadang Ranggo Malai (PGRM), Nagari Gadut, Kecamatan Tilantang Kamang, Kabupaten Agam, dihebohkan dengan penemuan bayi berjenis kelamin pe­rem­puan di pinggir jalan de­kat Kantor Samsat Bu­kittinggi, Kamis pagi (15/1).

Bayi malang yang di­duga baru dilahirkan yang sengaja dibuang oleh orang tuanya ini, berada di dalam kardus makanan ringan dan tertutup. Bayi tersebut dibalut dengan kain. Di dalam kardus juga ada sekotak susu formul dan botol susu.

Warga yang menemukan bayi malang ini langsung memberikan perto­longan dan membawanya ke Puksesmas terdekat untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut. Hingga kini, Polisi masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap identitas orang yang telah membuang bayi tersebut.

Baca Juga  TPN Ganjar-Mahfud akan Ajukan Kapolda jadi Saksi di MK, Kapolri: Boleh Saja, Asal Ada Buktinya

Kapolsek Tilatang Kamang Pakan Kamih Iptu Riko Kurniawan mengatakan, setelah mendapat laporan adanya penemuan bayi, pihaknya langsung mendatangi lokasi untuk melakukan olah TKP dan mengumpulkan rekaman CCTV maupun keterangan saksi-saksi.

“Bayi itu ditemukan ter­geletak di dalam sebuah kardus di pinggir jalan depan rumah warga. Saat ditemukan, bayi perempuan itu masih hidup dan berada bersama sebung­kus susu formula,” kata Iptu Riko kepada warta­wan, Jumat (16/1).

Dijelaskan Iptu Riko, berdasarkan informasi dari tim medis, bayi tersebut diperkirakan berusia ku­rang dari satu minggu. Saat ditemukan, bayi sudah ti­dak memiliki ari-ari, yang menguatkan dugaan bahwa bayi tersebut sengaja ditinggalkan setelah dilahirkan.

Baca Juga  Jaksa Musnahkan Barang Bukti 31 Perkara Pidana Umum

“Bayi itu setelah ditemukan warga, dibawa ke Puskesmas Pakan Kamis guna mendapatkan pemeriksaan serta perawatan medis. Menurut tim medis, bayi berjenis kelamin perempuan ini kondisinya sehat,” ungkap Iptu Riko.

Iptu Riko menegaskan pihaknya masih melalukan penyelidikan serta memintai keterangan beberapa saksi agar bisa mengung­kap pelaku yang sudah tega menelantarkan bayi tersebut.

“Kami akan memburu orang tua yang tidak bertanggung jawab tersebut. Kepada masyarakat yang mengetahui ada yang baru melahirkan, tapi anaknya tidak ada, silahkan lapor. Bisa jadi pelakunya orang tersebut,” tutup dia. (pry)