OLAHRAGA

Evaluasi Tes Fisik Atlet, Jadi Dasar LatihanPelatprov KONI Sumbar

0
×

Evaluasi Tes Fisik Atlet, Jadi Dasar LatihanPelatprov KONI Sumbar

Sebarkan artikel ini
Dr. Ilham, S.Si., M.Or Koordinator Tes Fisik Pelatprov KONI Sumbar

PADANG, METRO –Pelaksanaan tes fisik atlet Pelatihan Provinsi (Pe­latprov) KONI Suma­tera Barat menerapkan scienti­fic approach sebagai landasan utama pembinaan atlet berbasis data dan ilmu keolah­ra­gaan.

Pendekatan ini dinilai penting untuk memastikan program latihan disusun secara objektif, terukur, dan sesuai kebutuhan ma­sing-masing cabang olah­raga.

Koordinator Tes Fisik Pelatprov KONI Sumbar, Dr. Ilham, S.Si., M.Or., me­ngatakan tes fisik tidak ha­nya berfungsi sebagai pro­ses seleksi atlet binaan, tetapi juga sebagai pe­ngumpulan data awal kondisi fisik atlet yang akan menjadi dasar penyusunan program latihan jangka menengah dan panjang.

“Melalui tes fisik yang terstandar dan terukur, kita memperoleh data objektif terkait kekuatan, daya tahan, kecepatan, dan power atlet. Data ini menjadi pijakan utama dalam merancang program latihan yang tepat sasaran dan berkelanjutan,” ujarnya.

Dr. Ilham yang juga Dosen Departemen Kesehatan dan Rekreasi Fakultas Ilmu Keolahragaan Universitas Negeri Padang serta Pengurus Bidang Penelitian dan Pengembangan (Litbang) KONI Sumbar menjelaskan, seluruh rangkaian tes dilaksanakan secara sistematis. Mulai dari perencanaan instrumen tes, pelaksanaan di lapangan, hingga analisis awal dan akhir hasil pengukuran.

Baca Juga  Kapolda Dukung Kejuaraan Arung Jeram di Geopark Silokek Sijunjung

Hasil tes menunjukkan adanya variasi kondisi fisik atlet antarcabang olahraga. Karena itu, evaluasi pembinaan tidak dapat disamaratakan dan harus disesuaikan dengan karakteristik serta tuntutan fisik masing-masing cabang.

“Pendekatan ilmiah ini memungkinkan pelatih me­lakukan penyesuaian program latihan berdasarkan data, bukan asumsi. De­ngan begitu, risiko kesalahan latihan dapat ditekan dan potensi atlet dapat dioptimalkan,” katanya.

Dr. Ilham menambahkan, tes fisik juga menjadi instrumen evaluasi kinerja pembinaan atlet Sumatera Barat secara menyeluruh. Data yang diperoleh diharapkan dapat dimanfaatkan oleh pelatih dan pengurus cabang olahraga dalam meningkatkan kualitas prestasi atlet.

Pada kesempatan ter­sebut, Dr. Ilham menyampaikan apresiasi kepada Ketua Umum KONI Sumatera Barat Hamdanus, Dekan FIK UNP Prof. Dr. Nurul Ihsan, M.Pd., serta Ke­tua Pelaksana Dr. Risky Syahputra, M.Pd., atas kepercayaan yang diberikan kepadanya sebagai koordinator tes fisik.

Baca Juga  Adenata dan Rheza Melesat Kencang Kuasai Podium MRS Seri Akhir Bersama CBR600RR

Ia juga mengapresiasi seluruh panitia, tim tester dari dosen FIK UNP, mahasiswa UKO dan Departemen Kesehatan dan Rekreasi, para pelatih, serta atlet yang telah berkolaborasi sehingga pelaksanaan tes fisik berjalan lancar dan tertib.

“Kolaborasi antara akademisi, pelatih, dan organisasi olahraga menjadi kunci keberhasilan pembinaan atlet Sumatera Barat berbasis sport science,” pungkasnya.

Seperti diketahui, KONI Sumbar mulai melaksanakan rangkaian  Program Pelatprov 2026 sejak awal tahun. Salah satu tahapan adalah pelaksanaan tes berbasis pendekatan ilmiah atau scientific approach terhadap atlet potensial Sumatera Barat.

Sebanyak 180 atlet dari 31 cabang olahraga me­ngikuti rangkaian tes yang berlangsung sejak Senin (12/1). Tes diawali dengan pemeriksaan kesehatan di

UPTD Balai Kesehatan O­lahraga Masyarakat (BK­OM) dan Pelatihan Kesehatan (Pelkes) Pro­vinsi Su­matera Barat, Padang.

Dilanjutkan psikotes pada Selasa (13/1), dan diakhiri dengan tes fisik di GOR Fakultas Ilmu Keolahragaan (FIK) Universitas Negeri Padang (UNP), Rabu, 14 Januari. (rom)