PADANG, METRO—Penasihat Semen Padang FC, Andre Rosiade, memastikan manajemen Kabau Sirah akan melakukan perombakan besar-besaran atau “cuci gudang” menyusul rentetan hasil negatif yang dialami tim, termasuk kekalahan dari Persis Solo.
Pernyataan tegas tersebut disampaikan Andre melalui unggahan resmi di media sosial pribadinya yang dikolaborasikan dengan akun resmi Semen Padang FC. Ia menegaskan, manajemen tidak akan berdiam diri dan langsung bergerak cepat membenahi tim.
Andre mengungkapkan, langkah awal yang dilakukan adalah menggelar rapat evaluasi menyeluruh bersama jajaran manajemen dan tim kepelatihan.
“Sesuai pernyataan saya sebelumnya, setelah kekalahan dari Persis kami langsung melakukan rapat evaluasi. Saya bersama manajemen dan tim pelatih sepakat melakukan perombakan atau cuci gudang,” tegas Andre.
Hasil evaluasi tersebut memastikan perubahan signifikan dalam komposisi pemain, khususnya pemain asing. Andre menegaskan, Semen Padang FC hanya akan mempertahankan dua pemain asing lama, sementara delapan lainnya akan diganti.
“Selain enam pemain asing baru yang sudah direncanakan, kami akan menambah dua pemain asing lagi untuk posisi striker dan winger. Dari pemain asing yang ada, hanya dua yang akan kami pertahankan,” jelasnya.
Dengan kebijakan tersebut, Kabau Sirah diproyeksikan akan memiliki total 10 pemain asing, terdiri dari delapan wajah baru dan dua pemain lama, untuk menghadapi putaran kedua kompetisi.
Tak hanya menyasar pemain asing, Andre juga memastikan pintu tetap terbuka bagi pemain lokal. Meski mengakui sulitnya mendapatkan pemain lokal berkualitas, manajemen berkomitmen terus mencari tambahan amunisi dari dalam negeri.
“Kami tetap berusaha mencari pemain lokal berkualitas untuk menambal kekurangan tim. Memang tidak mudah, tapi tetap kami upayakan,” ujarnya.
Andre optimistis, perombakan total ini akan membawa perubahan signifikan terhadap performa tim.
“Insyaallah, di putaran kedua Semen Padang FC akan tampil dengan tim yang benar-benar baru,” pungkasnya.
Langkah “cuci gudang” ini menjadi sinyal kuat keseriusan manajemen Semen Padang FC untuk keluar dari situasi sulit dan kembali bersaing secara kompetitif di sisa musim. (*)





