PAYAKUMBUH/50 KOTA

Tanaman Jagung Jadi Unggulan Nagari Balai Panjang

0
×

Tanaman Jagung Jadi Unggulan Nagari Balai Panjang

Sebarkan artikel ini
PANEN RAYA JAGUNG— Kapolsek Luhak Iptu Isral, Dinas Pertanian, Kecamatan, Wali Nagari Balai Panjang saat panen raya jagung, di Nagari Balai Panjang Kecamatan Lareh Sago Halaban (Lasahan) Kabupaten Limapuluh Kota.

LIMAPULUH KOTA, METRO–Sejumlah Jorong di Na­gari Balai Panjang Kecamatan Lareh Sago Ha­laban (Lasahan) Kabupa­ten Li­mapuluh melaksa­nakan Panen Raya Jagung, panen raya tersebut dihadiri langsung Ka­pol­sek Luhak, Iptu  Isral, Wa­kapolsek, Dinas Pertanian, Kecamatan serta, Wali Nagari Balai Panjang, Pe­nyuluh Pertanian, Selasa (13/1).

Dari 2 titik di dua Jo­rong, hasil panen di­per­kirakan mencapai 5 ton jagung. Kegiatan tersebut diharapkan bisa terus me­rangsang petani yang ada di Kabupaten Limapuluh Kota, khususnya di Nagari Balai Panjang agar semakin bergairah dalam memanfaatkan lahan pertanian mereka. Apalagi kebutuhan Jagung di Ka­bupaten Limapuluh Kota sangat tinggi, dan umumnya masih dipasok dari daerah luar.

Selain mendorong ma­syarakat untuk memaksimalkan lahan pertanian, juga untuk memanfaatkan lahan tidur yang ada. Hal tersebut diungkapkan Wa­linagari Balai Panjang, Idris usai kegiatan.

Baca Juga  Masyarakat Banjaronah Minta PT SRI Beroperasi Kembali 

“Tentu kita terus dorong masyarakat di Nagari Balai Panjang untuk memaksimalkan lahan pertanian mereka dengan berbagai jenis tanaman dan sayuran, potensi Nagari kita sangat besar untuk lahan pertanian, sebab didukung lahan luas dan subur,” ucapnya.

Walinagari yang juga Ketua Persatuan Walinagari Kabupaten Limapuluh Kota (PERWANALIKO) menyebut dari hasil panen di­perkirakan mencapai 5 ton.

“Untuk dua titik tadi (Jorong Tareh dan Kubang Rasau) hasil panen di­perkirakan mencapai 5 ton, kita apresiasi dan te­rimakasih dengan pembinaan berbagai pihak, terutama penyuluh pertanian lewat sekolah lapang (SL),” tambahnya.

Dorongan agar ma­syarakat di 8 Jorong  Nagari Balai Panjang untuk memaksimalkan lahan pertanian, bukan tak beralasan, kebutuhan Ja­gung yang tinggi untuk pakan ayam di Kota Pa­ya­kumbuh dan Kabupaten Limapuluh Kota menjadi salah satu faktor penting, apalagi selama ini, kebutuhan Jagung untuk pakan ayam (petelur dan peda­ging) banyak didatangkan dari luar. Sehingga peluang masyarakat untuk meningkatkan ekonomi dengan bertanam atau memanfaatkan lahan pertanian sangat besar.

Baca Juga  Halim Antoni, Petani Berprestasi Tingkat Nasional

“ Didaerah kita ba­nyak peternakan ayam, baik ayam petelur maupun pedaging, tentu dengan kondisi lahan pertanian yang subur serta lahan luas, menjadi peluang bagi masyarakat untuk me­ningkatkan ekonomi de­ngan bertanam berbagai jenis tanaman atau sayuran,” ucapnya Idris.

Saat ini di Nagari dengan luas 3747.00 itu menurut Idris, ditanam ma­syarakat dengan berbagai jenis tanaman dan sayuran. “Sebagian besar lahan di Nagari kita adalah lahan pertanian, ditanami masyarakat dengan padi, jagung, cabe, Coklat, kacang-kacangan, perkebunan, kopi, pinang serta lainnya. Apalagi saat ini harga jual jagung ditingkat petani mencapai Rp. 6300-6500,” tutupnya. (uus)