PAYAKUMBUH, METRO–Langkah besar menuju transformasi ekonomi pascatragedi kebakaran hebat Agustus lalu resmi dipacu. Pembangunan kembali Pasar Blok Barat Kota Payakumbuh kini memasuki fase eksekusi fisik, sebuah momentum yang tidak hanya dinanti oleh ratusan pedagang, namun juga dikawal ketat oleh tokoh perempuan Luak Limopuluah, Wulan Denura. S.ST.
Sebagai sosok Bundo Kanduang sekaligus cucu dari salah satu tokoh pelaku pendiri kota Payakumbuh, Wulan Denura menegaskan bahwa proyek pembangunan ini memiliki nilai strategis yang jauh melampaui urusan semen dan beton. Baginya, inilah saatnya Payakumbuh bangkit melalui pembangunan yang modern tanpa mencerabut akar sejarah.
“Alhamdulillah, sinyal positif ini membuktikan bahwa roda ekonomi Payakumbuh segera kembali menggeliat. Sebagai Bundo Kanduang, saya menegaskan bahwa percepatan pembangunan fisik adalah kebutuhan mendesak. Ini adalah ladang penghidupan banyak anak kemenakan kita yang harus segera dipulihkan,”ujar Wulan Denura dengan nada optimis di kediamannya.
Ketua Kaukus Perempuan Politik Indonesia (KPPI) Kota Payakumbuh ini, menekankan bahwa pembangunan pasar harus menjadi prioritas utama demi kemandirian ekonomi keluarga, terutama bagi kaum perempuan yang menjadi tulang punggung di sektor perdagangan.
Cucu Alm Sahar Ismael Dt. Kakamo ini, mendorong pemerintah untuk terus mengedepankan transparansi dan komunikasi intensif dengan melibatkan seluruh unsur Tungku Tigo Sajarangan dan jangan lupakan akar sejarah nagari.
“Kita mendukung penuh percepatan pembangunan ini. Namun, kekuatannya terletak pada fondasi dukungan tokoh masyarakat. Jika komunikasi antara pemerintah dan nagari berjalan selaras, maka pembangunan ini akan menjadi berkah jangka panjang. Inilah role model pembangunan, memajukan kota tanpa melupakan marwah adat,” tambahnya.
Sejalan dengan visi strategis tersebut, Walikota Payakumbuh, Zulmaeta, memastikan bahwa mekanisme Sertifikat Hak Pakai merupakan instrumen administratif wajib untuk menjemput anggaran dari APBN. Langkah ini menjadi “jalan tol” bagi pembangunan pasar yang megah dan representatif di tahun 2026.
Dengan dukungan penuh Bundo Kanduang dan restu pemangku adat, pembangunan Pasar Blok Barat kini menjadi simbol baru kebangkitan Payakumbuh. Sebuah proyek mercusuar yang memadukan wajah ekonomi masa depan dengan penghormatan tinggi terhadap tradisi Luak Limopuluah.
Zulmaeta menjamin bahwa status administratif tersebut tidak akan mengusik nilai historis tanah ulayat nagari. (uus)





