BERITA UTAMA

Pemkab Pastikan Validitas Integrasi Data Masyarakat Solsel

0
×

Pemkab Pastikan Validitas Integrasi Data Masyarakat Solsel

Sebarkan artikel ini
bupati solok selatan khairunas berikan sambutan saat pimpin apel pagi
SAMBUTAN—Bupati Solok Selatan Khairunas memberikan sambutan pada apel pagi bersama ASN Pemkab Solsel, Senin (12/1).

PADANG ARO, METRO–Pemerintah Kabupaten Solok Selatan menilai pentingnya untuk memastikan validitas dan integrasi data yang ada di kabupaten, terutama berkaitan dengan data penerima bantuan. Hal ini lantaran pemerintah sudah memiliki satu sumber data yang bisa diintegrasikan dengan berbagai data lainnya. Hal ini disampaikan Bupati Solok Selatan H. Khairunas dalam Apel Gabungan ASN di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Solok Selatan di Halaman Kantor Bupati, Senin (12/1).

“Kita persiapkan bigdata-nya, missal data sosial, kita harus Indonesia satu data, di tingkat kabupaten kita sudah bejalan selama ini. Saya minta data-data betul terintegrasi, baik dengan BPS, data PKH, tindaklanjuti OPD terkait,” kata Khairunas.

Bupati mencontohkan, salah satu data yang saat ini tingkat urgensinya untuk dipersiapkan adalah data menggunakan DTSEN alias Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional. Data ini diperlukan untuk pe­ngelolaan data tunggal sosial dan ekonomi nasional terintegrasi yang akurat guna mencapai tujuan pembangunan yang terukur dan berkelanjutan.

Baca Juga  10 Hektare Sawah di Rao Utara Disapu Banjir Bandang, Jembatan Gantung Ikutan Hanyut

Selain itu, data ini menjadi dasar kebijakan, perencanaan, dan evaluasi pembangunan yang efektif, dalam rangka mendukung keterpaduan program pembangunan nasional serta sinergi antar kementerian, lembaga, dan pemerintah daerah.

Mengingat pentingnya data ini, Bupati mem­berikan waktu hingga dua bulan ke depan untuk memvalidasi data ini sesuai dengan data Simsalabim yang menjadi pusat data masyarakat di Kabupaten Solok Selatan. “Harus valid datanya, harus te­r­integrasi juga karena Indonesia sudah satu data untuk bantuan. Jangan sampai data kita sudah 100% tapi tidak sesuai dengan DTSEN. Jangan sampai tarik menarik data. Pastikan data terintegrasi,” tutupnya.

Baca Juga  Jelang Operasi Ketupat 2025, Korlantas Polri Evaluasi Empat Klaster, Mulai Jalan Tol sampai Jalur Non Tol

Aplikasi Sistem Informasi Dasawisma Langsung Bermanfaat Inovatif Mandiri alias Simsalabim merupakan aplikasi yang diinisiasi oleh Ketua TP PKK Kabupaten Solok Selatan, Ny. Erniati Khairunas. Aplikasi ini terus dikembangkan oleh pemerintah kabupaten, dimana cakupan datanya mulai dari data kk, rumah, warga, BPJS, Bansos, pendidikan, kelahiran, kematian, lansia, data Pasangan Usia Subur (PUS), data Wanita Usia Subur (WUS), data Posyandu, data BKB, data kegiatan warga, data pendidikan, data PAUD, data pangan dan data sandang. (jef)