PAYAKUMBUH/50 KOTA

Sempat Longsor, Jalur Sumbar-Riau Kembali Bisa Dilewati

2
×

Sempat Longsor, Jalur Sumbar-Riau Kembali Bisa Dilewati

Sebarkan artikel ini
sempat longsor oke
SUDAH BISA DILALUI— Jalan Sumbar-Riau sempat tertutup longsor dan pohon tumbang, namun kini sudah kembali normal dan bisa dilalui kendaraan, kemarin.

LIMAPULUH KOTA, METRO–Sempat terputus selama beberapa jam akibat longsor, Jalur Sumbar-Riau di Nagari Koto Alam Kecamatan Pangkalan Ka­­bupaten Limapuluh Kota kembali bisa dilalui, kendaraan dari dan arah Riau telah bisa melewati jalan tersebut.

Hingga saat ini petugas Satuan Lalulintas (Satlantas) Polres 50 Kota masih berada di lokasi untuk pengaturan arus agar lancar seperti biasanya. Kapolres 50 Kota, AKBP. Syaiful Wachid melalui Kasat Lantas, Iptu  Zarwiko Irzal didampingi Kanit Turjawali, Ipda  Yoza Prima menyebutkan bahwa arus lalulintas telah bisa dilewati dari dua arus.

“Beberap hari lalu ruas jalan itu sempat longsor jadi menimbulkan macet   lalu lintas di Sumbar-Riau tepatnya di Nagari Koto Alam yang sempat terputus/ditutup oleh material longsor, saat ini sudah bisa dilewati dua jalur,” ucapnya.

Baca Juga  Berdayakan Insan Pendidikan, Lindungi Masyarakat dari Jerat Narkoba

Jalur yang sempat terputus itu saat ini terpantau ramai lancar. “Jalur dari Sumbar maupun Riau terpantau ramai lancar, kami (Satlantas) Polres 50 Kota ingatkan pengendara untuk selalu berhati-hati, tidak memaksakan berkendara saat cuaca tidak memungkinkan, silahkan berhenti untuk beristirahat,” tambah Yoza.

Sebelumnya, akses a­tau jalan Sumbar-Riau di Nagari Koto Alam dilaporkan longsor pada Kamis (8/1), akibatnya Jalan ter­sebut tertutup dan tidak bisa dilewati akibat material longsoran Bukit dan pohon yang tumbang. Ang­gota Satuan Lalulintas (Satlantas) Polres 50 Kota dan Polsek Pangkalan de­ngan sigap sampai dilokasi untuk melakukan upaya pembersihan bersama masyarakat.

Baca Juga  Wako Risau, OTG Bebas Berkeliaran

Plt. Kepala BPBD Lima Puluh Kota, Rahmadinol, membenarkan bahwa longsor yang terjadi di Jalur Sumbar-Riau di Kecamatan Pangkalan Koto Baru, sempat membuat kendaraan baik roda empat maupun dua tidak bisa lewat. Namun, setelah material longsor terdiri dari tanah dan pohon dibersihkan, kendaraan sudah bisa lewat dan jalan sudah kembali normal.

Meski begitu, pihaknya menghimbau kepada pengguna jalan Sumbar-Riau untuk selalu berhati-hati mengingat saat ini kondisi cuaca musim penghujan. “Memang terjadi longsor dan jalan tidak bisa dilalui beberapa jam, tapi saat ini sudah kembali normal. Kepada pengguna jalan kita minta untuk terus berhati-hati,” sebutnya. (uus)