LIMAPULUH KOTA, METRO–Sempat terputus selama beberapa jam akibat longsor, Jalur Sumbar-Riau di Nagari Koto Alam Kecamatan Pangkalan Kabupaten Limapuluh Kota kembali bisa dilalui, kendaraan dari dan arah Riau telah bisa melewati jalan tersebut.
Hingga saat ini petugas Satuan Lalulintas (Satlantas) Polres 50 Kota masih berada di lokasi untuk pengaturan arus agar lancar seperti biasanya. Kapolres 50 Kota, AKBP. Syaiful Wachid melalui Kasat Lantas, Iptu Zarwiko Irzal didampingi Kanit Turjawali, Ipda Yoza Prima menyebutkan bahwa arus lalulintas telah bisa dilewati dari dua arus.
“Beberap hari lalu ruas jalan itu sempat longsor jadi menimbulkan macet lalu lintas di Sumbar-Riau tepatnya di Nagari Koto Alam yang sempat terputus/ditutup oleh material longsor, saat ini sudah bisa dilewati dua jalur,” ucapnya.
Jalur yang sempat terputus itu saat ini terpantau ramai lancar. “Jalur dari Sumbar maupun Riau terpantau ramai lancar, kami (Satlantas) Polres 50 Kota ingatkan pengendara untuk selalu berhati-hati, tidak memaksakan berkendara saat cuaca tidak memungkinkan, silahkan berhenti untuk beristirahat,” tambah Yoza.
Sebelumnya, akses atau jalan Sumbar-Riau di Nagari Koto Alam dilaporkan longsor pada Kamis (8/1), akibatnya Jalan tersebut tertutup dan tidak bisa dilewati akibat material longsoran Bukit dan pohon yang tumbang. Anggota Satuan Lalulintas (Satlantas) Polres 50 Kota dan Polsek Pangkalan dengan sigap sampai dilokasi untuk melakukan upaya pembersihan bersama masyarakat.
Plt. Kepala BPBD Lima Puluh Kota, Rahmadinol, membenarkan bahwa longsor yang terjadi di Jalur Sumbar-Riau di Kecamatan Pangkalan Koto Baru, sempat membuat kendaraan baik roda empat maupun dua tidak bisa lewat. Namun, setelah material longsor terdiri dari tanah dan pohon dibersihkan, kendaraan sudah bisa lewat dan jalan sudah kembali normal.
Meski begitu, pihaknya menghimbau kepada pengguna jalan Sumbar-Riau untuk selalu berhati-hati mengingat saat ini kondisi cuaca musim penghujan. “Memang terjadi longsor dan jalan tidak bisa dilalui beberapa jam, tapi saat ini sudah kembali normal. Kepada pengguna jalan kita minta untuk terus berhati-hati,” sebutnya. (uus)





