DEWAN Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Padangpariaman menggelar rapat paripurna dalam rangka memperingati Hari Jadi Kabupaten Padangpariaman ke-193 tahun 2026. Rapat paripurna tersebut dipimpin langsung Ketua DPRD Padangpariaman, Afrianaldi, dan dihadiri unsur Forkopimda, pimpinan OPD, tokoh masyarakat, serta para undangan lainnya.
Dalam sambutannya, Afrianaldi menyampaikan ucapan selamat datang dan apresiasi kepada seluruh tamu undangan yang telah meluangkan waktu untuk menghadiri rapat paripurna tersebut. Ia juga menyampaikan permohonan maaf atas keterbatasan kapasitas ruangan sehingga tidak semua undangan dapat mengikuti rapat secara langsung di dalam ruangan.
“Kami mohon maaf yang sebesar-besarnya karena keterbatasan tempat, sehingga tidak seluruh tamu undangan dapat mengikuti rapat paripurna di ruangan ini,” ujar Afrianaldi.
Pada momentum hari jadi ini, Afrianaldi menyampaikan penghargaan dan rasa terima kasih yang setinggi-tingginya kepada para pendahulu dan pendiri Kabupaten Padangpariaman, mantan bupati dan wakil bupati, mantan penjabat bupati, para pejabat terdahulu, pimpinan dan anggota DPRD sebelumnya, serta para tokoh masyarakat atas jasa dan pengabdian yang telah diberikan.
“Berkat pengabdian para pendahulu, Kabupaten Padangpariaman dapat berdiri dan berkembang seperti saat ini. Semoga seluruh jasa dan pengabdian tersebut dibalas dengan amal pahala yang berlipat ganda oleh Allah SWT,” ucapnya.
Ia menegaskan, peringatan hari jadi daerah bukan sekadar seremoni atau euforia semata, melainkan memiliki makna yang mendalam sebagai identitas daerah dan tonggak sejarah penyelenggaraan pemerintahan. Momentum ini juga menjadi sarana refleksi dan evaluasi atas perjalanan pembangunan daerah.
“Peringatan hari jadi merupakan momentum penting untuk mensyukuri nikmat Allah SWT, sekaligus memperkuat komitmen kita dalam meningkatkan kualitas pemerintahan dan pelayanan kepada masyarakat,” katanya.
Dengan mengusung tema “Bangkit Lebih Cepat Menuju Padangpariaman Tangguh”, Afrianaldi mengajak seluruh elemen masyarakat dan pemerintah daerah untuk menumbuhkan semangat kebersamaan, rasa cinta, dan rasa memiliki terhadap Kabupaten Padangpariaman.
“Kita harus bangkit dari berbagai keterpurukan, bergerak lebih responsif, mempercepat pemulihan, memperbaiki pelayanan publik, serta memulihkan aktivitas ekonomi dan sosial melalui semangat gotong royong dan kerja nyata,” ujarnya.
Afrianaldi juga menyinggung bencana banjir dan longsor yang melanda Padangpariaman pada penghujung tahun 2025 lalu, yang menyebabkan kerusakan infrastruktur, rumah warga, fasilitas umum, lahan pertanian, hingga sarana pendidikan di berbagai wilayah.
Ia menyampaikan apresiasi dan dukungan kepada Pemerintah Daerah serta seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam penanganan bencana tersebut, mulai dari pemerintah pusat dan provinsi, TNI-Polri, relawan, LSM, masyarakat di ranah dan rantau, hingga unsur lainnya.
“Kami mengucapkan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya atas empati dan kontribusi seluruh pihak dalam penanganan bencana di Kabupaten Padangpariaman,” tuturnya.
Sementara itu, Bupati Padangpariaman John Kenedi Aziz menyampaikan bahwa hampir satu tahun masa kepemimpinannya bersama Wakil Bupati, berbagai langkah pembenahan terus dilakukan. Pemerintah daerah berkomitmen untuk hadir secara nyata di tengah masyarakat, responsif terhadap keluhan warga, serta solutif dalam menjawab persoalan daerah.
Menurutnya, peningkatan kualitas pelayanan publik menjadi prioritas utama, baik di bidang kesehatan, pendidikan, maupun administrasi pemerintahan. Selain itu, pembenahan disiplin aparatur sipil negara dan penguatan budaya melayani terus didorong agar manfaat kehadiran pemerintah benar-benar dirasakan masyarakat.
“Di tengah keterbatasan anggaran dan kebijakan efisiensi fiskal nasional, kami terus berinovasi melalui kolaborasi lintas sektor, melibatkan masyarakat dan perantau, serta menghidupkan kembali event budaya dan ekonomi lokal untuk menggerakkan roda perekonomian daerah,” pungkasnya. (***)





