METRO PADANG

Unand-Pemkab Mentawai Jajaki Kerja Sama Pendidikan, Pertanian, dan Pembangunan Kawasan

1
×

Unand-Pemkab Mentawai Jajaki Kerja Sama Pendidikan, Pertanian, dan Pembangunan Kawasan

Sebarkan artikel ini
Unand Pemkab Mentawai Jajaki Kerja Sama Pendidikan Pertanian dan Pembangunan Kawasan
PERTEMUAN— Rektor Unand Efa Yonnedi, Ph. D, Wakil Rektor IV Prof. Henmaidi dan Bupati Kabupaten Kepulauan Mentawai Rinto Wardana Samaloisa, usai melakukan pertemuan dan penjajakan kerja sama, Kamis (8/1) di Ruang Rapat Istana Gubernur.

PADANG, METROUniversitas Andalas (Unand) menjajaki penguatan kerja sama strategis dengan Pemerintah Kabupaten Kepulauan Menta­wai dalam berbagai bidang prioritas, meliputi pendidikan, penelitian, pertanian, serta perencanaan kawa­san berbasis potensi lokal.

Penjajakan tersebut dibahas dalam pertemuan antara Rektor Unand Efa Yonnedi, Ph. D, Wakil Rektor IV Prof. Henmaidi dan Bupati Kabupaten Kepulauan Mentawai Rinto Wardana Samaloisa, Kamis (8/1) di Ruang Rapat Istana Gubernur.

Pertemuan ini turut dihadiri Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Kepulauan Mentawai beserta jajaran Pemerintah Kabupaten Kepulauan Mentawai. Diskusi difokuskan pada upaya peningkatan kapasitas sum­ber daya manusia (SDM), penguatan riset terapan, serta pemba­ngu­nan sektor pertanian dan kawasan secara terintegrasi dan berkelanjutan.

Dikutip dari laman res­mi www.unand.ac.id,  rektor menyampaikan dalam bidang pendidikan, Rektor menyampaikan kesiapan universitas dalam mendukung peningkatan kompetensi ASN dan staf Pemkab Mentawai melalui Program Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) Pascasarjana. Program ini dinilai sebagai solusi stra­tegis untuk memperkuat kualitas SDM daerah, yang selanjutnya akan ditindaklanjuti melalui kerja sama teknis di bidang pendidikan.

Baca Juga  Antisipasi Virus Corona, Aye: Minimalisir Interaksi Saat Ini

“Untuk bidang penelitian dan pengabdian kepada masyarakat, Unand melalui LPPM memiliki platform Unand Hub yang dapat menampung berbagai kebutuhan dan permasalahan mitra. Pemkab Kepulauan Mentawai didorong untuk menyampaikan isu-isu riil daerah agar dapat ditindaklanjuti melalui ke­giatan penelitian dan pengabdian, sekaligus menjadikan Mentawai sebagai li­ving laboratory bagi akti­vitas akademik Unand,” ulas Rektor.

Sementara itu, di sektor pertanian, Bupati Mentawai menyampaikan kebutuhan penyusunan desain dan pencetakan sawah seluas ±1.000 hektare yang akan dilaksanakan secara bertahap.

“Unand siap mendu­kung melalui pengalaman penyusunan Studi Investigasi dan Desain (SID) sa­wah, serta pengembangan konsep food estate yang terintegrasi dengan agro wisata,” kata Rektor, me­nanggapi paparan bupati.

Baca Juga  Jaga Ketersediaan Darah Selama Ramadhan, Wako Hendri Septa Apresiasi Donor Darah di SJS Plaza

Pertemuan ini juga menegaskan pentingnya pe­nyusunan Rencana Induk Pertanian Kabupaten Ke­pulauan Mentawai sebagai payung kebijakan bagi program OPD, kegiatan SID, penelitian, KKN, hingga penganggaran daerah.

Ke depan, kerja sama akan diperkuat melalui berbagai kegiatan akademik terintegrasi, seperti penelitian mahasiswa S1 bidang pertanian dan peternakan, KKN tematik Mentawai, serta perencanaan kawa­san yang mencakup pe­ngembangan waterfront city, forest therapy, dan kawasan berbasis perikanan.

Sebagai tindak lanjut, kedua belah pihak sepakat untuk segera menyusun draf Perjanjian Kerja Sama (PKS), Rencana Induk Pertanian, serta timeline program yang jelas dan bertahap. Pemerintah Kabupaten Kepulauan Mentawai juga mendorong penjajakan pilot project awal, khususnya pada pengairan tenaga surya dan pe­laksanaan SID, sebagai langkah konkret implementasi kerja sama.(*)