SOLOK, METRO–Wakil Wali Kota Solok, H. Suryadi Nurdal, menegaskan komitmen Pemerintah Kota Solok untuk terus bersinergi dengan seluruh pemangku kepentingan dalam proses pemulihan pascabencana. Baik pada aspek penanganan darurat, rehabilitasi, maupun rekonstruksi. Ia juga menekankan pentingnya peningkatan kesiapsiagaan dan mitigasi bencana sebagai langkah jangka panjang dalam menghadapi potensi bencana hidrometeorologi di masa mendatang, sehingga risiko dan dampak yang ditimbulkan dapat diminimalkan.
Upaya percepatan pemulihan pascabencana hidrometeorologi di Sumatera Barat terus diperkuat. Hal ini ditegaskan Wakil Wali Kota Solok, H. Suryadi Nurdal, saat mengikuti rapat koordinasi melalui video conference bersama Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi.
Rapat koordinasi tersebut turut dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Solok, Sekretaris Daerah Kota Solok Desmon, Asisten II Sekda Kota Solok Zulkifli, serta sejumlah kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait.
“Rakor vicon ini dilaksanakan dalam rangka menyinergikan langkah-langkah pemulihan pascabencana hidrometeorologi yang melanda sejumlah wilayah di Sumatera Barat,” ungkap Suryadi Nurdal.
Selain itu, forum ini juga menjadi wadah untuk memperkuat kolaborasi antara Forkopimda Provinsi Sumatera Barat, pemerintah kabupaten/kota, Forkopimda kabupaten/kota, serta instansi teknis terkait. “Dalam rapat tersebut dibahas berbagai strategi dan langkah konkret untuk mempercepat pemulihan daerah terdampak bencana, mulai dari penanganan darurat hingga tahapan rehabilitasi dan rekonstruksi,” jelasnya.
Kolaborasi lintas sektor antara pemerintah daerah, unsur TNI/Polri, dan instansi teknis dinilai menjadi kunci utama dalam menghadirkan penanganan bencana yang efektif, cepat, dan berkelanjutan. “Melalui rapat koordinasi ini, diharapkan terbangun kerja sama yang semakin solid antar daerah dan instansi, sehingga proses pemulihan pascabencana dapat berjalan optimal dan masyarakat terdampak dapat segera kembali menjalani aktivitas secara normal dengan rasa aman dan harapan baru,” ujar Suryadi Nurdal. (vko)





