BERITA UTAMA

Sekolah Rakyat Beri Pendidikan Gratis untuk 15.895 Anak dari Keluarga Kurang Mampu

0
×

Sekolah Rakyat Beri Pendidikan Gratis untuk 15.895 Anak dari Keluarga Kurang Mampu

Sebarkan artikel ini
1 13
Presiden Prabowo Subianto

JAKARTA, METRO–Pemerintah membangun Sekolah Rakyat (SR) dari tingkat SD hingga SMA sebagai salah satu upaya memperluas akses pendi­dikan berkualitas dan memutus rantai kemiskinan.

Untuk menjalankan program tersebut, peme­rintah telah merealisasikan anggaran sebesar Rp 6,6 triliun sepanjang 2025. Dana sebesar Rp 5,4 triliun digunakan untuk renovasi sentra pendidikan dan Rp 1,1 triliun untuk penyelenggaraan pendidikan.

“Per 31 Desember 2025, realisasi anggaran program Sekolah Rakyat sebesar Rp 6,6 triliun atau 85 persen dari pagu,” kata Wakil Menteri Keuangan, Thomas Djiwandono, da­lam konferensi pers APBN Kita di Kementerian Keua­ngan, Jakarta, Kamis (8/1).

Baca Juga  GM Telkom Sumbar Bantah Oknum Pegawai Telkom Ditangkap Polisi

Saat ini sudah berdiri 166 Sekolah Rakyat yang melibatkan 6.849 guru atau tenaga kependidikan di seluruh Indonesia. Sebanyak 15.895 siswa-siswi dari keluarga kurang mampu me­nikmati pendidikan di Se­kolah Rakyat.

“Anggaran Sekolah Rak­yat itu untuk mendidik 15.895 siswa kurang mampu, melibatkan 6.849 guru atau tenaga kependidikan dengan mengoperasiona­lisasikan 166 sekolah rak­yat dari tingkat SD sampai SMA,” ungkap Thomas.

Siswa-siswi Sekolah Rakyat mendapatkan berbagai fasilitas, mulai dari pemeriksaan kesehatan, talent mapping, kompetensi dasar akademik, penguatan kedisiplinan, Boarding School (asrama), seragam dan perlengkapan sekolah, makan 3 kali dan snack 2 kali sehari, serta dukungan pembelajaran digital.

Baca Juga  Muzni Zakaria Dipindahkan ke Lapas Muaro

Presiden Prabowo Subianto sebelumnya telah menegaskan komitmen pemerintah untuk memperluas keberadaan Se­kolah Rakyat sebagai u­paya pemerataan pendidikan.

Pembangunan sekolah rakyat akan ditambah secara bertahap dengan target 100 sekolah baru setiap tahun. Dengan pola ini, pemerintah menargetkan ber­dirinya 500 sekolah rakyat di wilayah kantong-kantong masyarakat yang ekonominya paling lemah. Program juga diarahkan agar menjangkau masya­rakat menengah bawah.

“Ini sedang kita rencanakan supaya semua anak-anak kita harus men­dapatkan pendidikan de­ngan fasilitas yang bagus. Kita tidak boleh ketinggalan dengan bangsa lain. Itu cita-cita kita,” ujar Prabowo. (jpg)