METRO PESISIR

Rakor R3P, Bupati Padangpariaman Laporkan Kerugian Akibat Banjir Bandang Rp3,65 T

0
×

Rakor R3P, Bupati Padangpariaman Laporkan Kerugian Akibat Banjir Bandang Rp3,65 T

Sebarkan artikel ini
Screenshot 20260108 225403 Gallery
TEKEN KOMITMEN BERSAMA—Bupati Padangpariaman John Kenedy Azis menandatangani komitmen “Sumbar Bangkit” bersama 12 bupati dan wali kota daerah terdampak, sebagai wujud kesepahaman percepatan rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana, saat kegiatan Rakor Sinergitas dokumen Rencana Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana (R3P) yang digelar di Auditorium Gubernur Sumatera Barat.

PDG.PARIAMAN, METRO–Pemerintah Kabupaten Padangpariaman, kemarin,  menghadiri pembukaan Rapat Koordinasi (Rakor) sinergitas dokumen Rencana Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana (R3­P) yang digelar di Auditorium Gubernur Sumatera Barat.

Rakor ini diselenggarakan sebagai tindak lanjut arahan Presiden Republik Indonesia terkait percepatan penanganan bencana banjir, banjir bandang, ta­nah longsor, dan angin kencang yang melanda sejumlah wilayah di Su­matera Barat, termasuk Kabupaten Padangpariaman.

Dalam forum strategis tersebut, Bupati Padangpariaman John Kenedy Azis  memaparkan secara komprehensif dokumen R3P bencana cuaca ekstrem, banjir, dan tanah longsor Kabupaten Pa­dang­­pariaman tahun 2026–2028 di hadapan Sekretaris Utama BNPB, Gubernur Suma­tera Barat, serta seluruh peserta rakor.

Bupati juga mengungkapkan bahwa bencana yang melanda Padangpariaman menimbulkan dampak sosial, ekonomi, dan infrastruktur yang sangat signifikan. Tercatat 9 orang meninggal dunia, 5.622 jiwa terpaksa mengungsi yang ter­sebar di 33 titik pe­ngungsian, serta terjadi 52 titik longsor dan 77 titik banjir di ber­bagai wilayah.

Baca Juga  HNSI Padang Berupaya Angkat Ekonomi Nelayan

Dampak bencana juga merusak infrastruktur vital daerah. Sebanyak 56 jembatan, 53 daerah irigasi, dan 31 ruas jalan mengalami kerusakan, sementara 1.236,8 hektare lahan persawahan terendam, yang berimplikasi langsung terhadap ketahanan pangan dan perekonomian ma­syarakat.

“Berdasarkan hasil penilaian kerusakan dan kerugian lintas sektor, total nilai kerusakan mencapai Rp1­,75 triliun, sementara nilai kerugian sebesar Rp1,90 triliun, sehingga total dampak bencana di Kabupaten Padangpariaman mencapai Rp3,65 triliun,” ungkap Bupati.

Lebih lanjut, Bupati  me­maparkan langkah stra­tegis implementasi dan tindak lanjut R3P, di antaranya penyesuaian alokasi dan penggunaan anggaran Belanja Tidak Terduga (BTT), penyediaan anggaran Detail Engineering Design (DED) dan supervisi, pemanfaatan dana sumbangan pascabencana, serta penyusunan RKPD Tahun 2027 yang difokuskan pada percepatan pe­mulihan pascabencana.

Baca Juga  Wali Kota Pariaman Yota Balad, Pimpinan Rombongan Benchmarking Program Jaminan Sosial Ketenagakerjaan

Selain itu, Pemerintah Kabupaten Padangpariaman akan melakukan monitoring dan evaluasi berkala terhadap pelaksanaan Dokumen R3P serta me­ngajukan permohonan realisasi Transfer ke Daerah (TKD) tanpa pemotongan guna memastikan keberlanjutan dan efektivitas program rehabilitasi dan rekonstruksi.

Bupati  menegaskan komitmen Pemerintah Ka­bupaten Padangpariaman untuk terus bersinergi de­ngan pemerintah pusat dan provinsi agar proses pemulihan pascabencana berjalan cepat, tepat, dan berkelanjutan demi kebangkitan daerah dan keselamatan masyarakat. Turut men­dampingi Bupati Padangpariaman dalam kegiatan tersebut, para kepala perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Kabupaten Padangpariaman. (efa)