PADANG, METRO—Gumpalan daging yang ditemukan di depan dan di dalam kos-kosan putri di Jalan Bandes Parak Jigarang, Kelurahan Anduring, Kecamatan Kuranji, Kota Padang, pada Minggu (4/1) sekitar pukul 10.00 WIB, ternyata bukan janin manusia.
Hal itu terungkap setelah janin dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Padang untuk dilakukan pemeriksaan oleh Tim Dokter Forensik. Namun, dari hasil pemeriksaan, dipastikan kalau janin yang ditemukan merupakan janin heÂwan.
Kapolsek Kuranji, Kompol Hendri mengatakan, kesimpulan kalau gumpalan daging yang ditemukan adalah janin hewan, berdasarkan pemeriksaan tim medis RS Bhayangkara.
“Setelah dilakukan pemeriksaan oleh tim medis RS Bhayangkara tadi sore, telah keluar hasil kesimpulan bahwa gumpalan daging yang ditemukan tersebut bukan janin bayi manusia,” ujar Kompol Hendri, Rabu (7/1).
Kompol Hendri menjelaskan, benda yang sebelumnya diamankan petugas kepolisian itu diduga kuat merupakan janin dari spesies binatang. Namun, ia tidak bisa memastikan jenis hewannya.
“Itu adalah gumpalan daging yang diduga janin hewan. Tapi pihak rumah sakit tidak merincikan jenis hewan apa. Yang jelas bukan janin manusia,” tegas dia.
Sebelumnya, warga JaÂlan Bandes Parak Jigarang, Kelurahan Anduring, Kecamatan Kuranji, Kota PaÂdang, dihebohkan dengan penemuan dua janin di salah satu kos-kosan putri, Minggu (4/1) sekitar pukul 10.00 WIB.
Lokasi penemuan janin bayi ini berada di kawasan padat permukiman penduduk. Sedangkan kos-kosan putri tersebut dalam keadaan kosong lantaran penghuninya sudah pulang ke kampung halamannya untuk menikmati masa liÂbur kuliah.
Informasi yang dihimpun, janin pertama ditemukan tepat di depan kos-kosan putri yang bersebelahan dengan kedai fotokopi dan toko bangunan. Sedangkan janin kedua, ditemukan di dalam kamar kos yang sebelumnya dihuni oleh mahasiswi.
Mulanya, warga setempat tidak mencurigai gumpalan daging yang ditemukan di depan kos-kosan sebagai janin karena ukurannya yang kecil. Bahkan warga mengira janin manusia itu merupakan anak kucing. Namun setelah diÂcek secara detail, barulah sadar kalau gumpalan daging itu mirip janin manusia.
Informasi adanya penemuan janin tersebut langsung tersebar. Ketua RT setempat yang mendapat laporan warga segera berÂkoordinasi dengan pihak kepolisian untuk mengamankan lokasi yang mulai dipadati warga yang ingin menyaksikan penemuan janin.
Polisi yang melakukan pemeriksaan di dalam kamar kos kembali menemukan satu lagi janin. Sayangnya, kamar kos yang digeledah Polisi tidak ada penghuninya. Polisi pun kini masih melakukan peÂnyelidikan terkait kasus penemuan janin manusia ini dengan memasang police line melingkari bangunan kos dan kedai fotokopi tersebut. (*)















