AGAM, METRO—Atasi krisis air di daerah yang terdampak bencana banjir bandang dan longsor pada November 2025 lalu, Polda Sumbar memberikan bantuan dengan membangun 40 titik sumur bor di beberapa nagari di Kabupaten Agam.
Pada Rabu (7/1), Kapolda Sumbar Irjen Pol Gatot Tri Suryanta mengecek langsung sumur bor yang sudah dibangun dan menyerahkannya kepada masyarakat agar dapat dipergunakan untuk kebutuhan sehari-hari.
Penyerahan dilakukan di sejumlah titik, dengan fokus di Kecamatan Palembayan, guna memastikan ketersediaan air bersih bagi warga yang sumber airnya rusak pascabencana. Program ini menjadi bagian dari percepatan pemulihan kebutuhan dasar masyarakat.
“Air bersih adalah kebutuhan utama. Melalui pembangunan 40 sumur bor ini, Polri hadir membantu warga bangkit dan kembali beraktivitas, “ kata Irjen Pol Gatot.
Menurut Irjen Pol Gatot, puluhan sumur bor tersebut tersebar di beberapa nagari terdampak dan dilengkapi sistem pompa serta fasilitas pendukung agar dapat dimanfaatkan secara berkelanjutan.
“Selain itu, Polda Sumbar menyiapkan mobil water treatment untuk menjamin kualitas air yang dikonsumsi warga. Dengan adanya bantuan sumur bor ini, persoalan krisis air masyarakat bisa diatasi,” tutur dia.
Bupati Agam Benni Warlis mengapresiasi langkah cepat Polri. Menurutnya, bantuan sumur bor sangat dibutuhkan, terutama di wilayah yang sumber airnya tertimbun material banjir bandang.
Selain menyerahkan bantuan, Kapolda Sumbar meninjau langsung lokasi pemanfaatan sumur bor dan berdialog dengan masyarakat.
Program ini menegaskan peran Polri tidak hanya menjaga keamanan, tetapi juga menghadirkan solusi nyata bagi kebutuhan dasar warga. Bantuan 40 sumur bor diharapkan mempercepat pemulihan kehidupan masyarakat Agam pascabencana. (rgr)














