Posmetro Padang
Kamis, 8 Januari 2026
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • BERITA UTAMA
  • METRO BISNIS
  • METRO SUMBAR
    • AGAM/BUKITTINGGI
    • DHARMASRAYA
    • PAYAKUMBUH/50 KOTA
    • PASAMAN/PASAMAN BARAT
    • PDG PARIAMAN/PARIAMAN
    • PESSEL/KEP. MENTAWAI
    • SAWAHLUNTO/SIJUNJUNG
    • SOLOK/SOLSEL
    • TANAH DATAR/PDG PANJANG
  • METRO PESISIR
  • METRO PADANG
  • METRO JUSTICIA
  • OLAHRAGA
  • LAINNYA
    • BELANJA AKHIR PEKAN
    • GAGASAN
    • LIPUTAN KHUSUS
    • PENDIDIKAN
    • PILKADA
    • WISATA
  • BERITA UTAMA
  • METRO BISNIS
  • METRO SUMBAR
    • AGAM/BUKITTINGGI
    • DHARMASRAYA
    • PAYAKUMBUH/50 KOTA
    • PASAMAN/PASAMAN BARAT
    • PDG PARIAMAN/PARIAMAN
    • PESSEL/KEP. MENTAWAI
    • SAWAHLUNTO/SIJUNJUNG
    • SOLOK/SOLSEL
    • TANAH DATAR/PDG PANJANG
  • METRO PESISIR
  • METRO PADANG
  • METRO JUSTICIA
  • OLAHRAGA
  • LAINNYA
    • BELANJA AKHIR PEKAN
    • GAGASAN
    • LIPUTAN KHUSUS
    • PENDIDIKAN
    • PILKADA
    • WISATA
Posmetro Padang
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • BERITA UTAMA
  • METRO BISNIS
  • METRO SUMBAR
  • METRO PESISIR
  • METRO PADANG
  • METRO JUSTICIA
  • OLAHRAGA
  • LAINNYA
HOME BERITA UTAMA

Kejagung Geledah Kantor Kemenhut Terkait Dugaan Korupsi Tambang Nikel

Redaksi
Kamis, 08 Januari 2026 | 10:48 WIB
PENGGELEDAHAN-Penyidik Jaksa Agung Muda Tinda Pidana Khusus (JAMPidsus) Kejaksaaan Agung (Kejagung) membawa barang bukti hasil penggeledahan di Kantor Kemenhut.

PENGGELEDAHAN-Penyidik Jaksa Agung Muda Tinda Pidana Khusus (JAMPidsus) Kejaksaaan Agung (Kejagung) membawa barang bukti hasil penggeledahan di Kantor Kemenhut.

ShareShareShareShare

JAKARTA, METRO—Penyidik pada Jaksa Agung Muda Tinda Pidana Khusus (JAMPidsus) Kejaksaaan Agung (Kejagung), diam-diam tengah melakukan penggeledahan di se­jumlah ruangan di kantor Kementerian Kehutanan (Kemenhut), Rabu (7/1) so­re. Penggeledahan dilakukan sebagai upaya tindakan lanjut penyidikan dugaan korupsi tambang nikel di Kabupaten Konawe Utara.

Berdasarkan pantauan di kantor Kemenhut, saat ini, proses penggeledahan dalam rangka mencari buk­­ti-bukti tambahan, guna melengkapi proses penyidikan telah selesai dilakukan.  Sej­umlah penyidik berbaju me­­­rah dipadu celana cream, keluar dari lobi pintu 3 kantor Kemenhut sekitar pukul 16.39 WIB.

Dengan pengawalan ke­tat sejumlah prajurit TNI, sa­lah seorang penyidik mem­bawa satu kontainer ba­rang bukti, serta dua bundel map merah yang langsung diamankan ke dalam kendaraan operasional.

Usai barang bukti itu dimasukkan ke dalam mobil operasional, para penyidik lalu meninggalkan kawasan kantor yang dipimpin politikus PSI Raja Juli Antoni

Terkait adanya pengg­e­l­edahan ini, Kepala Pusat Penerangan Hukum (Ka­pus­­­penkum) Kejagung Anang Supriatna, mengaku belum mengetahui adanya upaya paksa yang di­­lakukan koleganya. Anang juga belum mengetahui, siapa saja pihak yang telah ditetapkan tersangka dalam kasus ini. “Belum ada info,” kata Anang.

Berdasarkan infomasi yang diperoleh Jawa­Pos.­com, penyidikan kasus ini merupakan tindak lanjut dari perkara dugaan korupsi tambang yang sempat dihentikan per­karanya oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Koordinator MAKI, Bo­yamin Saiman, menyambut positif langkah Kejagung yang dinilai menunjukkan keseriusan dalam me­ngu­sut perkara tata kelola perizinan tambang di Kona­we Utara. Menurutnya, tindakan penggeledahan me­nan­dakan proses hukum te­lah berjalan secara profesional.

“Ya saya menyambut gembira, kalau ini ternyata Kejaksaan Agung serius untuk menangani perkara di Konawe Utara yang tata kelola perizinan tambang. Saya kira kalau sampai geledah itu sangat serius, karena izin geledah dan sita itu harus ada izin Ketua Pengadilan Negeri setempat,” kata Boyamin.

Baca Juga  Heboh, Yerusalem Ibu Kota Israel di Buku Pelajaran SD

Ia menjelaskan, prosedur penggeledahan yang melibatkan izin Ketua Pengadilan Negeri menunjukkan bahwa Kejagung telah melalui tahapan hukum yang ketat. Hal ini berbeda dengan kewenangan khu­sus yang dimiliki KPK.

“Artinya kalau Kejaksaan Agung geledah itu sudah izin Ketua Pengadilan, yang tidak izin Ketua Pengadilan itu kan hanya KPK. Otomatis mereka serius dan profesional,” ujar­nya.

Boyamin berharap, pe­ngu­sutan perkara tersebut tidak berhenti pada tahap penggeledahan semata. Ia mendorong agar Kejagung segera meningkatkan status perkara hingga penetapan tersangka dan membawa kasus ini ke pengadilan.

“Saya gembira menyambut itu, dan mudah-mudahan ini segera bisa naik ke penetapan tersangka, kemudian dibawa ke pengadilan, kita serahkan ke pengadilan bersalah atau tidak bersalahnya,” tegasnya.

Lebih lanjut, Boyamin menilai Kejagung memiliki rekam jejak yang kuat da­lam menangani kasus-kasus pertambangan yang secara kasat mata kerap dianggap sebagai pelanggaran administratif atau pidana khusus di luar tindak pidana korupsi.

Ia menambahkan, mes­ki­pun penambangan ilegal diatur dalam Undang-Undang Mineral dan Batu bara (Minerba), Kejagung mampu menemukan unsur korupsi dalam praktik tersebut, terutama terkait tata kelola, perizinan, dan kerugian negara.

“Tapi Kejaksaan Agung sudah mampu menangani kasus nikel PT Antam di Sulawesi Tenggara juga dan sudah dibawa ke Pengadilan, bahkan itu levelnya Kejaksaan Tinggi Sulawesi Tenggara,” ungkapnya.

Menurut Boyamin, keberhasilan Kejagung dalam mengusut kasus tambang timah hingga ke pengadilan juga menjadi bukti bahwa perkara serupa di Konawe Utara dapat ditangani secara hukum pidana korupsi oleh Korps Adhyaksa. Ia pun menyinggung sejumlah preseden kasus lain yang berhasil ditarik ke ranah korupsi, meskipun secara kasat mata hanya pelanggaran administratif.

“Saya yakin Kejaksaan Agung akan mampu yang Konawe Utara ini, bahkan kalau belajar kasus kebun sawit aja yang Surya Darmadi itu bisa dijadikan kasus korupsi, padahal itu hanya perkebunan yang dianggap tidak ada izinnya, perkebunan ilegal karena merambah hutan,” beber­nya.

Baca Juga  Kakek-Nenek 7 Cucu Kompak Jual Sabu

Di sisi lain, Boyamin mendorong agar KPK dan Kejagung tidak saling berhadap-hadapan, melainkan berkolaborasi dalam pemberantasan korupsi di Indonesia. Sinergi antarlembaga penegak hukum jauh lebih penting daripada persaingan institusional.

“Jadi kita sambut gembira. Dan berikutnya, saya mendorong KPK juga me­na­ngani kasus-kasus yang tidak mampu ditangani Kejaksaan Agung. Menurut saya itu dalam rangka berlomba-lomba dalam kebaikan, mengusut kasus korupsi dan kita dukung,” imbuhnya.

Sementara itu, terkait kasus ini, sebelumnya KPK membenarkan menghentikan kasus dugaan korupsi tambang nikel di Kabupaten Konawe Utara, Sulawesi Tenggara, yang ditaksir merugikan keuangan negara sebesar Rp 2,7 triliun.

KPK beralasan, penghentian kasus tersebut didasari pada tidak terpenuhinya unsur kerugian ke­uangan negara dalam sangkaan Pasal 2 dan Pasal 3 Undang-Undang Tindak Pidana Korupsi.

“SP3 tersebut didasari sangkaan Pasal 2 dan Pasal 3 yang tidak cukup bukti karena berdasarkan surat dari BPK sebagai auditor negara, kerugian negaranya tidak bisa dihitung,” ucap juru bicara KPK, Budi Prasetyo, Selasa (30/12).

Budi mengungkapkan, dalam surat yang disampaikan kepada KPK, Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) menjelaskan alasan mengapa kerugian negara tidak dapat dihitung dalam perkara tersebut.

“Dalam surat BPK disampaikan bahwa kerugian negara tidak bisa dihitung karena tambang yang belum dikelola tidak tercatat sebagai keuangan negara/da­erah, termasuk tambang yang dikelola perusahaan swasta tidak masuk dalam lingkup keuangan negara,” jelas Budi.

Dengan dasar tersebut, KPK menilai bahwa dugaan penyimpangan dalam proses pemberian izin usaha pertambangan (IUP) tidak serta-merta dapat dikategorikan sebagai ke­ru­gian negara.

“Maka jika terjadi penyimpangan dalam proses pemberian IUP, atas hasil tambang tersebut tidak dapat dikategorikan sebagai kerugian keuangan negara sebagaimana dimaksud dalam Pasal 2 dan Pasal 3 UU Tipikor,” pung­kas­nya. (*)

ShareTweetShareSend

Baca Juga

TANDA KEHORMATAN— Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman dianugerahi tanda kehormatan Bintang Jasa Utama oleh Presiden Prabowo Subianto atas jasa Amran dalam mewujudkan swasembada beras nasional.

Sukses Swasembada Beras, Mentan Amran Dapat Bintang Jasa Utama dari Presiden Prabowo

Kamis, 08 Januari 2026 | 10:10 WIB
Presiden Prabowo Subianto

Pemerintah Anggarkan Rp 60 T untuk Darurat Bencana di 2026

Kamis, 08 Januari 2026 | 10:09 WIB
PISAH SAMBUT— Pemkab Sijunjung menggelar acara pisah sambut dan acara melepas tugas Dr. Zefnihan yang kini pindah tugas menjabat Kepala Bappeda Provinsi Sumbar.

Dr.Zefnihan Jabat Kepala Bappeda Provinsi Sumbar, Bupati Benny: Mencari sosok yang Pas Untuk Posisi Sekda Tidaklah Mudah

Kamis, 08 Januari 2026 | 10:08 WIB
KUNJUNGI— Ketua DPRD Sumbar, Muhidi saat mengunjungi SMA Negeri 9 Padang yang terdampak bencana banjir.

Pemulihan Pascabencana, Ketua DPRD Sumbar Tekankan Pentingnya  Keakuratan Data

Kamis, 08 Januari 2026 | 10:08 WIB
PENGEDAR— Dua pelaku yang diduga sebagai pengedar sabu ditangkap Tim Satreskrim Polres Sijunjung.

Dilaporkan Warga, 2 Pengedar Sabu Digulung

Rabu, 07 Januari 2026 | 11:42 WIB
ILUSTRASI BENCANA— Ratusan rumah yang rusak dan porak poranda akibat di terjang banjir bandang susulan beberapa hari lalu yang terjadi di Nagari Batu Busuk, Padang.

Pemerintah Anggarkan Rp 60 Triliun untuk Darurat Bencana 2026, Termasuk Dana Pemulihan

Rabu, 07 Januari 2026 | 11:41 WIB

BERITA POPULER

  • DIMAKAMKAN— Jenazah Aqila (7) yang ditemukan tim gabungan saat membersihkan material banjir bandang di Malalak, dimakamkan oleh keluarga.

    Sebulan Hilang, Satu Jenazah Anak Korban Galodo Malalak Ditemukan, Identitas Terungkap Berkat Baju dan Celana

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 1.862 PPPK Paruh Waktu Terima SK Pengangkatan, ASN Pemkab Pasaman Harus jadi Teladan dan Berintegritas

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kejam! Sekelompok Orang Usir Penghuni Rumah Singgah Pasaman di Padang, Belasan Pasien Cuci Darah dan Patah Kaki Mengungsi, Pintu Utama Digembok, Pengurus Harap Polisi Bertindak

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Korupsi Rp 2,3 Miliar, Direktur Perumda Tuah Sepakat Ditetapkan sebagai Tersangka dan Ditahan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dirjen PU dan Wagub Sumbar Tinjau Lokasi Huntap, Pastikan Warga Terdampak Segera Miliki Rumah Layak

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

BERITA TERKINI

PENGGELEDAHAN-Penyidik Jaksa Agung Muda Tinda Pidana Khusus (JAMPidsus) Kejaksaaan Agung (Kejagung) membawa barang bukti hasil penggeledahan di Kantor Kemenhut.
BERITA UTAMA

Kejagung Geledah Kantor Kemenhut Terkait Dugaan Korupsi Tambang Nikel

Kamis, 08 Januari 2026 | 10:48 WIB

DESTINASI WISATA KELUARGA— Pascarevitalisasi akhir Desember 2025 lalu, Taman Rimbo Kaluang kini banyak dikunjungi warga kota untuk bersantai bersama keluarga.

Wajah Baru Taman Rimbo Kaluang, Lebih Cantik dan Ramah Pengunjung

Kamis, 08 Januari 2026 | 10:46 WIB
Andre Rosiade Rp1352 Triliun Bukti Keseriusan Pemerintah Pulihkan Sumbar Pascabencana

Andre Rosiade: Rp13,52 Triliun Bukti Keseriusan Pemerintah Pulihkan Sumbar Pascabencana

Kamis, 08 Januari 2026 | 10:45 WIB
GORO BERSIHKAN DAERAH TERDAMPAK— Satu bulan lebih pascabencana hidrometeorologi, sebagian besar wilayah terdampak masih menyisakan material lumpur dan kerusakan. Pemko Padang berencana akan melakukan gotong royong bersama relawan kebencanaan, untuk membersihkan dampak banjir bandang di sejumlah wilayah terdampak tersebut.

Pemko Padang Bakal Goro Massal Bersihkan Dampak Banjir Bandang bersama Relawan

Kamis, 08 Januari 2026 | 10:43 WIB
AUDIENSI— Ketua Rumah Aktivis Sejahtera, Febriandi Putra bersama rombongan saat melakukan audiensi terkait rencana penanaman 10 ribu pohon dengan Wali Kota Padang, Fadly Amran di Rumah Dinas, Rabu (7/1).

Perbaiki Kerusakan Ekologis Pascabencana, 10 Ribu Pohon Ditanam di 4 DAS Utama Kota Padang

Kamis, 08 Januari 2026 | 10:42 WIB

OPINI

Ilustrasi
OPINI

Menangisi Runtuhnya ‘Tulang Punggung’ Peradaban: Ironi di Balik Rencana Pembongkaran Jembatan Anai

Kamis, 25 Desember 2025 | 14:45 WIB

Firdaus Firman

Sumbar Tidak Tertinggal Dibanding Provinsi Lain

Minggu, 16 November 2025 | 18:29 WIB
Untitled 1 e1763285246585

AAN NOFRIANDA: Stop Dekritikalisasi, Dorong Dukungan Terhadap Pembangunan serta Apresiasi Terhadap Upaya Pembangunan Daerah

Minggu, 16 November 2025 | 16:27 WIB
Foto: Annisatul Faricha

Dari Komunitas untuk Bumi: Inspirasi Gerakan Konservasi Lokal yang Mendunia

Rabu, 04 Desember 2024 | 00:11 WIB

Larangan Riset Asing: Benarkah Pemerintah Indonesia Hambat Konservasi Satwa Liar?

Rabu, 04 Desember 2024 | 00:03 WIB
  • Indeks Berita
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
email: redaksi@posmetropadang.co.id

POSMETROPADANG.CO.ID © 2026

Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • BERITA UTAMA
  • METRO BISNIS
  • METRO SUMBAR
    • AGAM/BUKITTINGGI
    • DHARMASRAYA
    • PAYAKUMBUH/50 KOTA
    • PASAMAN/PASAMAN BARAT
    • PDG PARIAMAN/PARIAMAN
    • PESSEL/KEP. MENTAWAI
    • SAWAHLUNTO/SIJUNJUNG
    • SOLOK/SOLSEL
    • TANAH DATAR/PDG PANJANG
  • METRO PESISIR
  • METRO PADANG
  • METRO JUSTICIA
  • OLAHRAGA
  • LAINNYA
    • BELANJA AKHIR PEKAN
    • GAGASAN
    • LIPUTAN KHUSUS
    • PENDIDIKAN
    • PILKADA
    • WISATA

POSMETROPADANG.CO.ID © 2026