Posmetro Padang
Rabu, 7 Januari 2026
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • BERITA UTAMA
  • METRO BISNIS
  • METRO SUMBAR
    • AGAM/BUKITTINGGI
    • DHARMASRAYA
    • PAYAKUMBUH/50 KOTA
    • PASAMAN/PASAMAN BARAT
    • PDG PARIAMAN/PARIAMAN
    • PESSEL/KEP. MENTAWAI
    • SAWAHLUNTO/SIJUNJUNG
    • SOLOK/SOLSEL
    • TANAH DATAR/PDG PANJANG
  • METRO PESISIR
  • METRO PADANG
  • METRO JUSTICIA
  • OLAHRAGA
  • LAINNYA
    • BELANJA AKHIR PEKAN
    • GAGASAN
    • LIPUTAN KHUSUS
    • PENDIDIKAN
    • PILKADA
    • WISATA
  • BERITA UTAMA
  • METRO BISNIS
  • METRO SUMBAR
    • AGAM/BUKITTINGGI
    • DHARMASRAYA
    • PAYAKUMBUH/50 KOTA
    • PASAMAN/PASAMAN BARAT
    • PDG PARIAMAN/PARIAMAN
    • PESSEL/KEP. MENTAWAI
    • SAWAHLUNTO/SIJUNJUNG
    • SOLOK/SOLSEL
    • TANAH DATAR/PDG PANJANG
  • METRO PESISIR
  • METRO PADANG
  • METRO JUSTICIA
  • OLAHRAGA
  • LAINNYA
    • BELANJA AKHIR PEKAN
    • GAGASAN
    • LIPUTAN KHUSUS
    • PENDIDIKAN
    • PILKADA
    • WISATA
Posmetro Padang
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • BERITA UTAMA
  • METRO BISNIS
  • METRO SUMBAR
  • METRO PESISIR
  • METRO PADANG
  • METRO JUSTICIA
  • OLAHRAGA
  • LAINNYA
HOME BERITA UTAMA

Kejam! Sekelompok Orang Usir Penghuni Rumah Singgah Pasaman di Padang, Belasan Pasien Cuci Darah dan Patah Kaki Mengungsi, Pintu Utama Digembok, Pengurus Harap Polisi Bertindak

Redaksi
Rabu, 07 Januari 2026 | 11:34 WIB
RUMAH SINGGAH— Belasan pasien dan keluarganya yang menghuni Rumah Singgah SD I–II Teladan Panti Pasaman di Padang, masih ketakutan pascapengusiran oleh sekelompok orang.

RUMAH SINGGAH— Belasan pasien dan keluarganya yang menghuni Rumah Singgah SD I–II Teladan Panti Pasaman di Padang, masih ketakutan pascapengusiran oleh sekelompok orang.

ShareShareShareShare

PADANG, METRO—Suasana di Rumah Singgah SD I–II Teladan Panti Pasaman yang diperuntukkan bagi warga dari Kabupaten Pasaman Barat dan Pasaman yang sedang berobat di Kota Padang, tiba-tiba mencekam. Pasalnya, sejumlah orang tak dikenal (OTK) melakukan pengusiran dan menggembok pintu rumah singgah itu.

Padahal, rumah singgah yang berada di lingkungan Yayasan Doktor Haji Abdullah Ahmad PGAI Padang, selama ini digunakan sebagai tempat persinggahan warga tidak mampu. Dengan sadisnya, sekelompok orang itu memaksa para pasien dan keluarganya pergi dari rumah tersebut.

Bahkan, pasien yang tidak bisa jalan terpaksa dibopong keluarganya keluar dari dalam rumah singgah dan dibawa mengungsi ke tempat lain. Namun pada Minggu (4/1), pengurus menyuruh para pasien dan keluarga kembali lagi. Gembok pintu berhasil dibuka lagi.  Namun mereka masih saja ketakutan kalau sekelompok orang itu datang kembali.

Pengurus Rumah Singgah, Ikhwan, mengatakan rumah singgah tersebut bertujuan membantu warga Pasaman Barat dan Pa­saman Timur yang mem­­butuhkan tempat tinggal sementara selama men­­jalani pengobatan di Kota Padang.

“Rumah ini dikontrak oleh putra daerah Pasaman Barat. Kami ada bukti-buktinya kalau kontak rumah ini masih panjang. Jadi tidak ada alasan mereka melakukan pengusiran,” ungkap Ikhwan kepada wartawan, Selasa (6/1).

Baca Juga  Digerebek Tim Phantom, Tiga Sekawan Kepergok Pesta Ganja dalam Rumah

Ditambahkan Ikhwan, mengaku adanya kejadian itu mereka merasa tak nyaman dan terancam akibat ulah sekelompok orang tak dikenal itu.    Padahal, rumah singgah ini sudah di­kontrak sejak 1 Mai 2024 hingga 30 April 2027.

“Warga Pasaman Barat dan Pasaman yang tak mampu menyewa kontrakan di Padang yang memanfaatkan rumah ini. Keluarga maupun pasien kita persilahkan menempati rumah singgah itu. Jadi kami tidak mencari keuntungan dibalik ini. Tanya saja pada mereka,” jelas Ikhwan.

Menurut Ikhwan saat ini saja, ada 15 orang pa­sien berobat atau kontrol ke RSUP M Djamil dan mereka sangat terbantu dengan adanya rumah singgah ini. Nah, dengan kejadian itu, mereka trauma dan takut.

“Jangan penyakit yang sembuh, bertambah sakit jadinya. Untuk itu kami atas nama warga Pasaman Barat dan Pasaman minta perlindungan pada pihak yang berwajib. Kami ingin tenang dan jangan diganggu,” ujar Ikhwan.

Ikhwan menuturkan, peristiwa tersebut terjadi selama dua hari, yakni pada Sabtu sore, 3 Januari 2026, dan berlanjut pada Minggu 4 Januari. Pada hari pertama mereka hanya ribut-ribut dan meminta surat-surat. Pasien masih menginap dan bertahan di rumah singgah.

Baca Juga  Audy Joinaldy Sebut Sumbar bisa jadi Lumbung Jagung Indonesia

“Namun, situasi ber­u­bah pada hari kedua ketika belasan orang tersebut memaksa rumah singgah untuk dikosongkan. Hari Minggu siangnya rumah singgah ini dipaksa dikosongkan. Mereka bilang dari perkumpulan FB dan mempertanyakan kami ngontrak dengan siapa serta meminta surat-surat kontrak,” tuturnya.

“Pasien yang tidak bisa jalan disuruh keluar. Ada yang patah kaki, ada juga pasien cuci darah. Mereka ketakutan, ada yang terjatuh dan hampir pingsan. Kemarin itu ada Polisi sempat datang ke lokasi, namun tidak membuahkan hasil,” tambah dia.

Sementara di tempat yang sama, Yanti (46) keluarga pasien yang saat kejadian berada di rumah singgah mengaku sangat ketakutan. Mereka dibentak disuruh ke luar dari rumah singgah.

“Tentu saja mendengar bentakan itu saya takut dan cemas. Anak saya sedang sakit termasuk belasan lainnya pasien mengungsi ke rumah seorang warga Pasaman. Dengan berjalan kaki dan menggontong keluarga yang sakit, kami berjalan seperti orang yang tak tahu arah. Untung saja di depan rumah singgah, ada rumah yantg dulunya juga dijadikan rumah singgah oleh pejabat Pasbar. Kami terpasa pindah ke sana,” pungkas Yanti. (ped)     

ShareTweetShareSend

Baca Juga

RESES Ketua DPRD Padang, Muharlion.

Jemput Aspirasi Masyarakat, DPRD Kota Padang Laksanakan Reses Masa Sidang II Tahun 2026

Rabu, 07 Januari 2026 | 10:24 WIB
Irjen Agus Suryonugroho
Kakorlantas Polri

Pertama Kali Libatkan Supeltas Dalam Pengamanan Libur Nataru, Polri Senang ada Kontribusi Masyarakat

Rabu, 07 Januari 2026 | 10:22 WIB
ILUSTRASI— Kantor Pengadilan Agam Pulau Punjung.

Judol Penyumbang Angka Perceraian Tertinggi di Dharmasraya

Rabu, 07 Januari 2026 | 10:21 WIB
REKONSTRUKSI— Tersangka IM memperagakan adegan  dalam rekonstruksi kasus kebakaran Blok Barat Pasar Payakumbuh.

Rekonstruksi Kasus Kebakaran Pasar Payakumbuh, Tersangka Bakar Plastik Berisi Lem lalu Menjalar ke Triplek

Rabu, 07 Januari 2026 | 09:26 WIB
SIDANG— Suasana sidang pembacaan tuntutan oleh JPU terhadap mantan Wali Nagari Sungai Nyalo yang menjadi terdakwa korupsi.

Korupsi Dana Desa dan Pungli, Mantan Wali Nagari Sungai Nyalo Dituntut 8 Tahun Penjara

Selasa, 06 Januari 2026 | 10:31 WIB
DIANIAYA— Korban Saudah (67) yang dianiaya penambang ilegal mendapatkan perawatan intensif di RSUD Tuanku Imam Bonjol Pasaman.

Brutal! Wanita Lansia Dianiaya Penambang Ilegal, Korban Alami Luka Parah di Kepala dan Wajah, Wagub Vasko Desak Polisi Tangkap Pelakunya

Selasa, 06 Januari 2026 | 10:30 WIB

BERITA POPULER

  • PENYERAHAN SK PENGANGKATAN— Bupati Pasaman Welly Suhery, melantik dan menyerahkan SK Pengangkatan 1.862 PPPK Paruh Waktu, di halaman Kantor Bupati Pasaman.

    1.862 PPPK Paruh Waktu Terima SK Pengangkatan, ASN Pemkab Pasaman Harus jadi Teladan dan Berintegritas

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dirjen PU dan Wagub Sumbar Tinjau Lokasi Huntap, Pastikan Warga Terdampak Segera Miliki Rumah Layak

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Korupsi Rp 2,3 Miliar, Direktur Perumda Tuah Sepakat Ditetapkan sebagai Tersangka dan Ditahan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kejari Pessel, Tegaskan Penggunaan Dana Hibah Bersumber APBD Harus Sesuai NPHD

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kejari Padang Gelar Penggeledahan, Rumah Mewah Beny Saswin Nasrun Disita

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

BERITA TERKINI

RUMAH SINGGAH— Belasan pasien dan keluarganya yang menghuni Rumah Singgah SD I–II Teladan Panti Pasaman di Padang, masih ketakutan pascapengusiran oleh sekelompok orang.
BERITA UTAMA

Kejam! Sekelompok Orang Usir Penghuni Rumah Singgah Pasaman di Padang, Belasan Pasien Cuci Darah dan Patah Kaki Mengungsi, Pintu Utama Digembok, Pengurus Harap Polisi Bertindak

Rabu, 07 Januari 2026 | 11:34 WIB

PEMULIHAN DI GURUN LAWEH— Wali Kota Padang, Fadly Amran saat melakukan peninjauan lapangan ke Gurun Laweh, Kecamatan Nanggalo, Selasa (6/1). Di lokasi tersebut telah terdapat posko bantuan bersama yang didirikan Yayasan Dareliman Peduli dan UPI YPTK.

Yayasan Dar el-Iman Bersama Pemko Padang dan UPI YPTK Percepat Pemulihan Pascabencana

Rabu, 07 Januari 2026 | 11:23 WIB
TAMPUNG ASPIRASI— Wakil Ketua DPRD Kota Padang, Mastilizal Aye menggelar reses masa sidang II Tahun 2026 di tengah bencana banjir bandang dan longsor, di Kelurahan Kampung Lapai, Kecamatan Nanggalo, Minggu (4/1), sebagai bentuk komitmen untuk tetap hadir dan menyerap aspirasi masyarakat di saat sulit.

Reses di Tengah Bencana, Mastilizal Aye Dengarkan Aspirasi Warga Kampung Lapai

Rabu, 07 Januari 2026 | 11:21 WIB
PERBAIKAN PERLINTASAN—  PT KAI Divre Sumbar melakukan perbaikan perlintasan sebidang JPL 21 Km 20+0/1 petak jalan Tabing–Duku, tepatnya di kawasan Lubuk Buaya, Kecamatan Koto Tangah, Selasa (6/1). Pengguna jalan diimbau tetap waspada saat melewati perlintasan tersebut.

Sudah Banyak Makan Korban, Perlintasan KA Lubuk Buaya Diperbaiki, KAI Minta Maaf

Rabu, 07 Januari 2026 | 11:20 WIB
BERSIHKAN TABING BANDA GADANG— Satgas Penanggulangan Bencana Alam Lanud Sutan Sjahrir bersama warga dan relawan Yayasan Kemah Peduli dan Sinergi Kebaikan Bersama, melaksanakan pembersihan lingkungan di Komplek Banda Gadang Permai, Kelurahan Tabing Banda Gadang, Kecamatan Nanggalo, Kota Padang, Selasa (6/1).

Hadir untuk Rakyat, Personel Lanud SUT Goro Pulihkan Tabing Banda Gadang Pascabencana

Rabu, 07 Januari 2026 | 11:19 WIB

OPINI

Ilustrasi
OPINI

Menangisi Runtuhnya ‘Tulang Punggung’ Peradaban: Ironi di Balik Rencana Pembongkaran Jembatan Anai

Kamis, 25 Desember 2025 | 14:45 WIB

Firdaus Firman

Sumbar Tidak Tertinggal Dibanding Provinsi Lain

Minggu, 16 November 2025 | 18:29 WIB
Untitled 1 e1763285246585

AAN NOFRIANDA: Stop Dekritikalisasi, Dorong Dukungan Terhadap Pembangunan serta Apresiasi Terhadap Upaya Pembangunan Daerah

Minggu, 16 November 2025 | 16:27 WIB
Foto: Annisatul Faricha

Dari Komunitas untuk Bumi: Inspirasi Gerakan Konservasi Lokal yang Mendunia

Rabu, 04 Desember 2024 | 00:11 WIB

Larangan Riset Asing: Benarkah Pemerintah Indonesia Hambat Konservasi Satwa Liar?

Rabu, 04 Desember 2024 | 00:03 WIB
  • Indeks Berita
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
email: redaksi@posmetropadang.co.id

POSMETROPADANG.CO.ID © 2026

Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • BERITA UTAMA
  • METRO BISNIS
  • METRO SUMBAR
    • AGAM/BUKITTINGGI
    • DHARMASRAYA
    • PAYAKUMBUH/50 KOTA
    • PASAMAN/PASAMAN BARAT
    • PDG PARIAMAN/PARIAMAN
    • PESSEL/KEP. MENTAWAI
    • SAWAHLUNTO/SIJUNJUNG
    • SOLOK/SOLSEL
    • TANAH DATAR/PDG PANJANG
  • METRO PESISIR
  • METRO PADANG
  • METRO JUSTICIA
  • OLAHRAGA
  • LAINNYA
    • BELANJA AKHIR PEKAN
    • GAGASAN
    • LIPUTAN KHUSUS
    • PENDIDIKAN
    • PILKADA
    • WISATA

POSMETROPADANG.CO.ID © 2026