METRO SUMBAR

Wujud Kepedulian Bupati Welly Suhery, Bezuk dan Jamin Biaya Pengobatan Korban Penganiayaan

0
×

Wujud Kepedulian Bupati Welly Suhery, Bezuk dan Jamin Biaya Pengobatan Korban Penganiayaan

Sebarkan artikel ini
KUNJUNGI KORBAN PENGANIAYAAN— Bupati Pasaman Welly Suhery, didampingi Wakil Bupati Pasaman Parulian, berdialog dengan Saudah, warga yang tengah menjalani perawatan medis akibat dugaan penganiayaan di wilayah Rao.

PASAMAN, METRO–Bupati Pasaman, Welly Suhery, didampingi Wakil Bupati Pasaman, Parulian, membesuk Saudah, warga yang tengah menjalani perawatan medis akibat dugaan penganiayaan di wilayah Rao. Kunjungan yang berlangsung di RSUD Tuanku Imam Bonjol Lubuk Sikaping ini juga dihadiri oleh Ketua TP PKK Ny. Lusi Welly Suhery, Ketua GOW Pasaman Ny. Asra Paru­lian, serta Kepala Dinas Kesehatan, Kepala Dinas P3AP2KB, dan instansi terkait lainnya.

Kehadiran jajaran pim­pinan daerah ini merupakan bentuk empati serta dukungan moril kepada korban yang merupakan warga Jorong Lubuk Aro, Nagari Padang Matinggi Utara. Saudah dilaporkan mengalami luka fisik saat berupaya mempertahankan hak atas lahan miliknya. Saat ini, tim medis rumah sakit terus melakukan penanganan intensif untuk memulihkan kondisi kesehatan korban yang masih dalam masa observasi.

Dalam kunjungan ter­sebut, Bupati Welly Suhery menegaskan komitmen pemerintah daerah dengan menjamin seluruh biaya pengobatan Saudah selama menjalani perawatan di RSUD.  “Langkah ini diambil sebagai bentuk tanggung jawab perlindungan warga agar pihak keluarga tidak terbebani secara finansial dan dapat fokus sepenuhnya pada proses pemulihan. Insa Allah fasilitas kesehatan milik daerah akan memberikan pelayanan terbaik hingga korban dinyatakan pulih secara total,” ujar Welly.

Dijelaskan Bupati Pasaman, Welly, terkait proses hukum yang sedang berjalan, Bupati menyatakan dukungannya terhadap lang­kah-langkah yang diambil oleh aparat penegak hukum dalam mendalami insiden ini secara adil dan transparan. Kehadiran beberapa Kepala Dinas dan instansi terkait mendampingi Bupati dimaksudkan untuk memberikan pendampingan psikologis kepada korban lansia tersebut guna memulihkan dam­pak trauma yang dialami.

“Adanya persoalan ini kami minta seluruh ma­sya­rakat untuk tetap tenang dan menyerahkan sepenuhnya penanganan perkara kepada pihak berwenang.  Pemerintah daerah berharap keadilan bagi Saudah dapat segera terpenuhi sehingga situasi ke­ama­nan dan ketertiban di wila­yah Kabupaten Pasaman tetap terjaga dengan baik bagi seluruh warga,” ingat Welly. (ped/rel)