AGAM/BUKITTINGGI

Pemkab Agam Lantik Lima JPT Pratama, Wabup Tekankan Kepemimpinan Adaptif

2
×

Pemkab Agam Lantik Lima JPT Pratama, Wabup Tekankan Kepemimpinan Adaptif

Sebarkan artikel ini
PENGAMBILAN SUMPAH— Pemkab Agam kembali melakukan penyegaran birokrasi dengan melantik dan mengambil sumpah JPTP. Pelantikan lima pejabat hasil seleksi terbuka tersebut, berlangsung di Masjid Agung Nurul Falah, Lubuk Basung, Jumat (2/1).

AGAM, METRO–Pemerintah Kabupaten Agam kembali melakukan penyegaran di lingkungan birokrasi dengan melantik dan mengambil sumpah Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (JPTP). Sebanyak lima pejabat hasil seleksi terbuka resmi dilantik da­lam prosesi yang digelar di Masjid Agung Nurul Falah, Lubuk Basung, Jumat (2/1).

Pelantikan tersebut dipimpin langsung oleh Wakil Bupati Agam, Muhammad Iqbal. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa seluruh pejabat yang dilantik telah melalui mekanisme seleksi terbuka yang dilaksanakan secara objektif, transparan, serta berpedoman pada ketentuan peraturan perundang-undangan.

“Proses ini melibatkan tahapan yang ketat, mulai dari seleksi administrasi, assessment center, hingga tahapan lainnya,” ujar Muhammad Iqbal.

Ia menekankan bahwa jabatan JPT Pratama bukan sekadar penugasan administratif, melainkan sebuah amanah besar yang me­nuntut kapasitas kepe­mim­pinan, integritas, dan kom­p­etensi yang tinggi.

“JPTP adalah pucuk pim­­pinan yang menentukan arah kebijakan. Jadilah pemimpin yang adaptif dan mampu mengambil keputusan yang tepat dalam situasi apa pun,” tegasnya.

Adapun lima pejabat yang dilantik masing-masing adalah Ekko Espito se­ba­gai Sekretaris DPRD Ka­bupaten Agam, Egie Pra­tama Mulya sebagai Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah, Andri sebagai Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Khasman Zaini sebagai Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga, serta Jafrizal sebagai Kepala Dinas Ling­kungan Hidup.

Selain melantik pejabat eselon II, pada kesempatan yang sama Wakil Bupati Agam juga melantik sebanyak 85 kepala se­kolah dasar di lingkungan Pemerintah Kabupaten Agam.

Kepada para kepala sekolah yang baru dilantik, Muhammad Iqbal mengingatkan bahwa tugas kepala sekolah tidak semata-mata diukur dari capaian akademik atau peringkat sekolah, melainkan dari keberhasilan membentuk karakter peserta didik.

“Bagaimana anak-anak kita tumbuh dengan akhlak mulia, berpengetahuan, dan berkarakter. Itulah yang paling utama,” katanya.

Ia menambahkan bahwa sektor pendidikan me­rupakan investasi jangka panjang yang paling berharga bagi daerah. Oleh karena itu, para kepala sekolah diharapkan mampu menyiapkan generasi muda Agam sebagai calon pemimpin masa depan.

“Selamat kepada JPTP dan kepala sekolah yang dilantik. Semoga amanah ini dapat dilaksanakan de­ngan baik dan penuh tanggung jawab,” tutupnya. (pry)