Sementara itu, Kelurahan Tabing Banda Gadang, Kecamatan Nanggalo, juga kembali diterjang banjir. Satu rumah hanyut terbawa aliran Batang Kuranji dan puluhan rumah kembali terendam air bercampur lumpur. Tidak ada korban, tetapi warga mesti diungsikan.
“Di RT 003 RW 001 Kelurahan Tabing Banda Gadang, air dari sungai mengalir deras dan menghanyutkan satu rumah tadi pagi dan merendam puluhan rumah,” kata Camat Nanggalo Amrizal Rengganis.
Amrizal melanjutkan, banjir bandang sejak akhir November mengubah alur sungai dan mengancam permukiman, terutama di RT 003 RW 001 Tabing Banda Gadang. Warga pun memohon instansi pemerintah terkait segera melakukan normalisasi Batang Kuranji.
“Kalau tidak ada normalisasi dan kanalisasi sungai di Tabing Banda Gadang, (banjir) akan banyak menimpa korban. Sudah ada empat rumah hanyut di RT 003 RW 001. Selain Tabing Banda Gadang, banjir juga merendam lima kelurahan lainnya. Namun, di antara enam kelurahan di Kecamatan Nanggalo, kelurahan yang terdampak parah yaitu Tabing Banda Gadang dan Gurun Laweh,” kata Amrizal.
Sedangkan di Kelurahan Kapalo Koto, Kecamatan Pauh, banjir bandang dari Batang Kuranji memutus akses jalan satu-satunya ke daerah Batu Busuak, Jumat dini hari. Titik jalan ambles tergerus sungai, yaitu di depan SMP 44 Padang, RT 003 RW 004, Jalan Koto Tuo. Sekitar 235 keluarga yang bermukim di Batu Busuak terisolasi.
“Jalan itu sebelumnya memang tergerus oleh banjir bandang sejak akhir November lalu. Kini jalan itu ambles sepenuhnya, mengakibatkan akses ke Batu Busuak terputus total,” katanya, dalam siaran pers Diskominfo Kota Padang,” kata Lurah Kapalo Koto Afriwarman.
Terpisah, Kepala Pelaksana BPBD Kota Padang Hendri Zulviton mengatakan, selain Kuranji, Tabing Banda Gadang, dan Kapalo Koto, banjir ataupun banjir bandang juga melanda beberapa kelurahan lain, seperti Dadok Tunggul Hitam dan Lubuk Minturun.
“Banjir yang terjadi di Padang pada dasarnya berasal dari (daerah aliran sungai/DAS) Batang Kuranji dan Lubuk Minturun (Batang Air Dingin). Intensitas hujan sangat lebat di hulu. Di Dadok Tunggul Hitam, permukiman terendam banjir di Jalan DPR Ujung dengan data sementara delapan warga dievakuasi. Di Lubuk Minturun, banjir kembali melanda perumahan Luminpark,” tutupnya.
Sementara Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Minangkabau merilis wilayah yang diguyur hujan deras yakni Kabupaten Pesisir Selatan, Solok, Tanah Datar, Padang Pariaman, Agam.
Kemudian Lima Puluh Kota, Pasaman, Kepulauan Mentawai, dan Pasaman Barat. Selain itu, wilayah perkotaan yang terdampak mencakup Kota Padang dan Kota Pariaman. (*)













