PADANG, METRO—Musyawarah Kerja PMI Kota Padang Tahun 2025 berjalan sukses. Ketua PMI Kota Padang Zulhardi Z Latif, mengingatkan kepada relawan PMI harus memiliki SDM.
“Kegiatan Musyawarah Kerja 2025 ini untuk mengevaluasi program kerja selama 2025, apa sesuai dengan tahun 2024 dulu dan menyusun program kerja tahun 2026,” kata Zulhardi Z Latif.
Di samping program kerja tahun 2026 dan program selanjutnya PMI akan melaksanakan pengembangan donor darah, peningkatkan sumber daya manusia relawan, menrekrut relawan, pelatihan untuk relawan itu yang akan kita laksanakan di tahun 2026.
“Di PMI relawan itu harus punya SDM dan harus tahu apa itu tentang kepalangan Merahan menimal dalam relawan itu orientasi terhadap relawan tersebut yang kita lakukan dan kapisitas kita lebih tingkat lagi,” tegas Zulhardi Z Latif.
Disebutkan Zulhardi, menyangkut bencana alam yang terjadi di Kota Padang, PMI tetap berlanjut untuk kegiatan penanganan di lapangan.
“PMI itu punya prinsip dari dulunya 2 jam, 4 jam paling lambat setelah bencan sudah berada di lapangan. Datang paling pertama, pulang paling terakhir maka sampai saat sekarang ini PMI masih berada dilapang walaupun tangap darurat bencana sudah berakhir 22 Desember lalu, kita PMI tetap eksis dengan program,” katanya.
“Kita masih berlanjut untuk melaksanakan pemeriksaan kesehatan kepada masyarakat yang terdampak sampai sekarang masih melaksanakan air bersih tetap lanjut,” tandasnya.
Dikatakan Zulhardi, ada juga bantuan sumur bor dari PMI nantinya termasuk bersih -bersih rumah warga yang belum terbersih yang terdampak.
“Konsep PMI apa yang disampaikan Bapak Jusuf Kala di bulan Ramadhan paling lambat masyarakat sudah menunggui rumahnya supaya lebih nyaman, lebih enak untuk melaksanakan ibadah puasa mereka di rumah sendiri,” ingatnya.
Saat ini, PMI Padang berharap kepada PMI Pusat, Pemerintah Kota Padang untuk menyiapakan ekskavator mini dan dum truk untuk membawa lampur.
Kemudian, banyak drainase yang rusak dan irigasi tidak lancar, ada juga banyak kurang tertibnya di atas drainase ada rumah di atasnya, ada plat duker itu harus dibongkar oleh Pemerintah supaya irigasi dan drainasenya lancar dan sangat butuh eskavator mini.
“Kita sekarang mengupayakan bantuan kepada masyarakat yang terdampak membantu untuk kompor gas, kuali untuk alat memasak,” katanya.
Dikatakannya, untuk relawan yang mau ikut bergabung dengan PMI Kota Padang bisa mendaftarkan diri. Selanjutnya dijadikan tenaga sukarela PMI yang terdaftar sampai ke PMI pusat.
Saat ini relawan di PMI itu ada empat, yakni Palang Merah Remaja (PMR), Korps Sukarela (KSR), Tenaga Sukarela (TSR), Donor Darah Sukarela (DDS). (ped)






