PASBAR, METRO—Bupati Pasaman Barat, Yulianto, mengapresiasi dan menyampaikan terima kasih kepada pemerintah pusat atas percepatan pemulihan akses jalan dan jembatan yang rusak akibat bencana banjir di sejumlah titik di Kabupaten Pasaman Barat. Hal tersebut disampaikan Bupati Yulianto saat meninjau langsung perbaikan jalan putus di ruas Poros Nagari Ranah Pasisie tepatnya di Karambia Ampek dan meninjau jalan rusak di Suak Maligi, pada Rabu (31/12).
Dalam peninjauan tersebut, Bupati didampingi oleh perwakilan Dinas PUPR, camat, wali nagari, unsur TNI, serta pemangku kepentingan terkait lainnya.
Bupati menjelaskan, jalan di Karambia Ampek merupakan akses vital sekaligus jalur evakuasi bagi masyarakat Sasak Ranah Pasisie yang sebelumnya terputus akibat diterjang banjir beberapa waktu lalu.
“Pemerintah daerah mengucapkan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada pemerintah pusat atas respon cepat dalam penanganan pascabencana di Pasaman Barat, khususnya perbaikan akses jalan dan jembatan yang rusak,” ujar Yulianto.
Ia menyebutkan, bantuan pemerintah pusat berupa pembangunan jalan dan jembatan menggunakan konstruksi Aramco yang dikerjakan oleh personel TNI. Pekerjaan tersebut ditargetkan selesai dalam waktu dua minggu dan diperkirakan pada awal Januari sudah dapat dilalui kendaraan roda dua maupun roda empat.
Bupati Yulianto juga mengapresiasi peran TNI dan Polri yang selalu berada di garda terdepan dalam penanganan bencana di daerah. “Kami berterima kasih kepada TNI dan Polri atas dedikasi dan kerja kerasnya. Sebelumnya, Pasaman Barat juga telah menerima bantuan pembangunan Jembatan Bailey di Sikabau dan saat ini sudah dapat dimanfaatkan oleh masyarakat,” katanya.
Lebih lanjut, Bupati menyampaikan bahwa bencana banjir dan longsor telah menyebabkan kerusakan pada sejumlah infrastruktur jalan dan jembatan di Pasaman Barat. “Kami berharap perhatian pemerintah pusat tidak hanya sampai di sini, tetapi juga dapat membantu perbaikan akses jalan dan jembatan lainnya yang terdampak bencana,” tambahnya.
Sementara itu, Perwira Penanggung Jawab dari Batalyon Teritorial Pembangunan 844, Yuscha FA, menyampaikan bahwa progres pembangunan jembatan Aramco telah mencapai sekitar 11 persen dengan melibatkan 30 personel di lapangan. “Pekerjaan ditargetkan selesai pada 6 Januari mendatang. Mudah-mudahan dapat selesai tepat waktu sesuai rencana,” ujarnya. (end)















