“Tantangan di lapangan cukup besar. Akses menuju lokasi sempit, berada di kawasan menanjak, serta dikelilingi permukiman padat. Kondisi ini membuat tim harus mengatur strategi suplai air dan pergerakan armada agar pemadaman berjalan efektif tanpa menghambat jalur keluar-masuk warga,” jelas dia.
Rinaldi menuturkan, untuk memadamkan kebakaran itu, pihaknya mengerahkan lima unit mobil pemadam milik Dinas Damkar Padang, ditambah dua unit armada dari Damkar Semen Padang.
“Sekitar 70 personel terlibat dalam operasi pemadaman dan pendinginan. Penanganan dilakukan bersama unsur Polri, TNI, PMI, serta personel dari Pleton C yang bertugas di lapangan,” katanya.
Atas kejadian ini, Rinaldi mengingatkan pentingnya kewaspadaan terhadap potensi kebakaran rumah, terutama di kawasan padat penduduk, sembari menunggu hasil penyelidikan resmi penyebab kebakaran dari kepolisian.
“Kami mengimbau masyarakat segera menghubungi layanan darurat jika melihat tanda-tanda kebakaran, mengingat kecepatan laporan terbukti krusial pada kejadian ini. Informasi layanan darurat tersedia melalui Padang Sigap 112 serta Mako Damkar 113 di Jalan Rasuna Said Nomor 56, Kota Padang,” pungkasnya. (brm)












