BERITA UTAMA

Tiga Hari Tersesat di Hutan, 2 Pemuda Ditemukan dengan Kondisi Kelelahan

0
×

Tiga Hari Tersesat di Hutan, 2 Pemuda Ditemukan dengan Kondisi Kelelahan

Sebarkan artikel ini
DIRAWAT— Dua pemuda yang tersesat di hutan selama tiga hari, dibawa ke Puskesmas untuk mendapatkan perawatan.

SOLOK, METROHilang selama tiga hari di kawasan hutan saat memikat burung, dua pemuda asal Sungai Nanam, Kecamatan Lembah Gumanti, Kabupaten Solok, akhirnya berhasil ditemukan Tim SAR gabungan dalam kondisi selamat, Kamis (1/1).

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Solok, Indra Muchsis, menyampaikan bahwa kedua bernama Ridofirdaus (25) dan Candra Firnanda (25) yang dilaporkan hilang di dalam hutan, sudah ditemukan dan dievakuasi.

“Keduanya sudah ditemukan sore ini. Kondisinya lemas karena kelelahan berjalan kaki tersesat dalam hutan. Keduanya sudah kami evakuasi ke Puskesmas terdekat untuk mendapatkan perawatan,” ujar Indra.

Ridofirdaus dan Candra sebelumnya dilaporkan hilang saat pergi memikat burung ke dalam hutan. Tim pencarian menemukan keduanya di Jorong Kubang Nan Duo, Nagari Sirukam, Kecamatan Payung Sekaki, Kabupaten Solok.

“Mereka ditemukan dalam keadaan selamat di wilayah Sirukam. Saat ini masih menjalani pemeriksaan kesehatan oleh tim medis. Setelah dipastikan pulih, keduanya baru diserahkan kepada keluarga,” jelasnya.

Diketahui, kedua pemuda yang berdomisili di Jorong Teratak Pauh, Sungai Nanam, ini berangkat ke hutan pada Senin pagi (29/12/2025). Pihak keluarga menyebutkan, biasanya mereka sudah kembali ke rumah pada sore hari.

Namun hingga tiga hari berlalu, keduanya tak kunjung pulang. Pada Selasa pagi, Ridofirdaus sempat menghubungi keluarganya melalui telepon dan menyampaikan bahwa dirinya dalam keadaan baik. Meski demikian, ia mengaku tidak mengetahui arah untuk kembali pulang. Setelah komunikasi tersebut, kedua pemuda itu tidak lagi dapat dihubungi.

Lokasi terakhir yang diduga menjadi titik keberadaan korban berada di kawasan Rimbo Kasmudi, arah timur Jorong Rimbo Data, yang kini menjadi fokus utama operasi pencarian. Tim gabungan melakukan pencarian dengan menyusuri area sekitar titik terakhir tersebut serta jalur yang biasa dilalui warga saat memikat burung. (jef)