Dengan jadwal keberangkatan yang teratur serta tarif yang terjangkau, KA Lembah Anai diharapkan menjadi pilihan transportasi andalan masyarakat untuk berbagai kebutuhan perjalanan, baik untuk aktivitas harian, pendidikan, pekerjaan, maupun wisata.
Pengembangan layanan KA Lembah Anai hingga Stasiun Padang merupakan upaya KAI dalam menghadirkan transportasi publik yang semakin mudah diakses, efisien, dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat. “Kereta api menjadi solusi perjalanan yang praktis dengan waktu tempuh yang pasti, bebas dari kemacetan, serta memberikan kenyamanan selama perjalanan,” kata Reza.
Menurut Reza, kemudahan pemesanan tiket melalui aplikasi Access by KAI, jadwal keberangkatan yang konsisten, serta peningkatan kapasitas tempat duduk menjadi keunggulan utama layanan KA Lembah Anai. “Kami ingin masyarakat merasakan bahwa bepergian menggunakan kereta api kini semakin simpel, ekonomis, dan menyenangkan, baik untuk aktivitas sehari-hari maupun perjalanan wisata,” ujarnya.
Selain itu, KAI Divre II Sumatera Barat juga memberikan tarif yang sangat terjangkau bagi masyarakat. Untuk perjalanan relasi Padang–Duku maupun sebaliknya, tarif tiket ditetapkan sebesar Rp3.000, sedangkan untuk perjalanan relasi Padang–Kayutanam maupun sebaliknya, tarif tiket sebesar Rp5.000. Tarif ini diharapkan dapat menjadi pilihan transportasi yang ramah di kantong bagi seluruh lapisan masyarakat.
“KAI mengajak masyarakat Sumatera Barat untuk memanfaatkan layanan KA Lembah Anai sebagai moda transportasi yang ramah lingkungan, bebas macet, serta memberikan pengalaman perjalanan yang aman, nyaman, dan menyenangkan,” tutup Reza. (fan)
















