AGAM, METRO–Dalam rentan waktu sepekan bergerilya di Sumbar demi kampung halaman dan kepedulian terhadap dunsanak di kampung, Tim Perum Bukit Sawangan Indah (BSI), RW 5, Kelurahan Duren Mekar, Kecamatan Bojong Sari, Kota Depok, Jawa Barat, sukses melaksanakan misi kemanusian. Dipimpin langsung Ketua Ikatan Keluarga Besar Minang (IKBM) Depok, Jabar H. Adrianas, didampingi Ketua Panitia Serma Marinir (Purn) Delvi Ardi dan Dewan Penasihat Afrizal, tim yang hanya berjumlah tiga orang ini berhasil menjamah sebanyak 300 KK korban terdampak banjir dan tanah longsor di Sumbar.
Selain bantuan uang tunai, tiga pentolan warga Perum BSI Depok ini juga membawa 21 karung pakaian bekas sangat layak pakai untuk para korban terdampak.
“Alhamdulillah, misi kemanusian untuk dunsanak kita di kampung sukses. Walau bantuan kami hanya terbatas, namun bagi para korban memiliki arti,” ujar Ketua IKBM Perum BSI RW V Depok H. Adrianas, didampingi Ketua Panitia Serma Marinir (Purn) Delvi Ardi dan Dewan Penasihat Afrizal, Kamis (1/1).
Disebutkan bahwa bantuan yang sudah kita sebar yang berasal dari para donatur di rantau, sebanyak Rp.81.200.000 . Semuanya disebar untuk para korban terdampak sebanyak 300 KK di Sumbar.
Sementara bantuan dana untuk para korban dan pakaian bekas sangat layak pakai ini kita peroleh dari hasil kerjasama IKM BSI dan IKM Depok Pimpinan Ir Tm Yusufsyah Putra. “Kemudian kita juga berkerjasama dengan Ikatan Keselarasan Keluarga Lubuk Alung (IKKALA) dengan Ketua Umum Kolonel Infanteri Adrian Adek. Ketua harian Hepi Neldi,” jelas Adrianas.
Ditambahkan Serma Marinir (Pur) Delvi Ardi, saat ini misi kita hampir rampung. Insya Allah hari ini Jumat (2/1) kita bakal ,menyerahkan bantuan lagi di Silaing yang berasal dari Tanah Datar. Usai kegiatan ini barangkali kami akan balik ke rantau.
Namun secara rinci dibeberkan Serma Marinir (Purn) Delvi Ardi, bahwa untuk sumbangan uang yang kita serahkan langsung masing masing selalu didampingi lurah dan ninik mamak dan tokoh masyarakat.
Untuk donasi pakaian dan dana yang sudah diberikan sampai sekarang tercatat di Kabupaten Solok ada 3 titik. Masing masing Jorong Muaro Pingai sebanyak 26 KK, uang tunai sama pakaian 2 karung, Jorong Paninggahan 25 KK, Malalo 19 KK uang tunai dan pakaian 2 karung. Kemudian sumbangan pakaian ke BBNPD Solok 5 karung.
Untuk Kota Padang Panjang, Desa Sumpur, Kecamatan Batipuah Selatan 20 KK, Silaing Bawah sebanyak 26 KK, Tanah Datar, 3 KK, sumbangan pakaian 3 karung di serahkan Posko Lurah Silaing Bawah Untuk Kota Padang Pariaman, masing masing Simpang Lintas, Pasar Kandang, Balah Hilia, Lubuk Alung sebanyak 10 KK uang tunai dan pakaian
Kampung Apa Buayan 15 Kk uang tunai dan pakaian, Kali Aia, Batang Anai 5 KK dan pakaian, Tanah Taban, Pasie Laweh 5 KK dan pakaian.Semua pakaian 7 karfung dikelola langsung IKKALA, Lubuk Alung. Sementara itu untuk Kota Padang sebut Delvi Ardi, di Batu Busuak, Pauh ada 25 KK uang tunai. Kampung Malalak diserahkan bantuan dana 30 KK.
“Untuk Maninjau tercatat di Jorong Kubu Sungai Batang 10 KK uang tunai, J Jorong Nagari 11 KK uang tunai, Jorong Bancah Nagari 6 KK uang tunai, Jorong Koto Tinggi 8 KK uang tunai, Parik Paga Jorong 25 KK uang tunai dan 1 karung pakaian. Sementara untuk Matua warga terdampak di Jorong Pauah 30 KK,” beber Delvi Ardi.
Fitriyeni (45), Warga Jorong Koto Maninjau yang mendapatkan bantuan merasa terharu. Urang rantau begitu peduli terhadap kita di kampung. Mudah mudahan amal dunsanak kito di rantau akan dibala Allah SWT. Dimudahkan usahanya dan rezeki,” sebut Fitriyeni. (ped)





