KYLIAN Mbappe mengalami cedera lutut yang membuatnya harus menepi dari lapangan. Kabar ini menjadi perhatian besar karena perannya sangat krusial bagi Real Madrid.
Menurut L’Equipe, hasil pemeriksaan medis menunjukkan adanya masalah pada ligamen lateral lututnya. Kondisi tersebut mengharuskannya menjalani perawatan dan istirahat.
“Setelah menjalani pemeriksaan hari ini oleh tim medis Real Madrid, Kylian Mbappé didiagnosis mengalami keseleo pada lutut kiri. Proses pemulihannya akan terus dipantau,” tulis Real Madrid dalam keterangan resminya yang dikutip dari en.as.
Absennya Mbappe dipastikan berlangsung setidaknya selama tiga pekan. Ia pun tidak dapat tampil dalam sejumlah agenda penting tim.
Situasi ini menjadi tantangan bagi Real Madrid di tengah musim yang belum sepenuhnya stabil. Tim harus mencari solusi tanpa penyerang utamanya.
Kylian Mbappe telah merasakan gangguan pada lututnya selama beberapa pekan terakhir. Pemeriksaan MRI yang dilakukan pada Rabu waktu setempat mengonfirmasi adanya cedera.
Cedera tersebut berada di ligamen lateral salah satu lututnya. Tim medis merekomendasikan perawatan intensif dan waktu istirahat. Dengan kondisi ini, Mbappe dipastikan absen minimal tiga pekan. Ia tidak dapat dipaksakan untuk kembali lebih cepat.
Pukulan Besar bagi Real Madrid
Absennya Mbappe menjadi kerugian besar bagi tim asuhan Xabi Alonso. Ia merupakan pemain paling konsisten sepanjang musim ini.
Kontribusinya mencakup lebih dari setengah total gol Real Madrid di semua kompetisi. Perannya sangat menentukan dalam setiap pertandingan.
Musim ini berjalan tidak sepenuhnya mulus bagi Real Madrid. Kehilangan Mbappe membuat situasi menjadi lebih menantang.
Kylian Mbappe dipastikan melewatkan Piala Super Spanyol di Dubai. Ia baru akan bermain setelah laga Liga Spanyol melawan Real Betis. Partisipasinya pada pertandingan liga berikutnya dan Copa del Rey juga masih belum pasti. Semua bergantung pada proses pemulihan.
Padahal, Mbappe baru saja menyamai rekor Cristiano Ronaldo dengan 59 gol dalam satu tahun kalender. Kondisi ini memutus momentumnya di akhir 2025.
Kehilangannya berpotensi memengaruhi performa Madrid dalam beberapa pertandingan penting ke depan. Meski demikian, prioritas utama klub saat ini adalah memastikan Mbappé pulih sepenuhnya.
Real Madrid tidak ingin mengambil risiko dengan memaksakan sang pemain kembali terlalu cepat, demi memastikan ia dapat kembali bermain dan memberikan dampak besar bagi tim sepanjang musim ini.(*/ren)
















