Kendala Cuaca di Malalo
Sementara itu, tim saat ini sedikit menemukan kendala dalam pendistribusian bantuan di wilayah Malalo Kecamatan Batipuh Selatan, Tanah Datar. Saat ini jalur akses ke Nagari Malalo.
“Tim terpaksa menunda distribusi pada 31 Desember 2025 akibat cuaca buruk dan akses jalan yang kembali tertutup longsor. Sementara itu bantuan akan segera disalurkan begitu kondisi dinyatakan aman oleh relawan di lapangan,” Rika Susanti.
Terpisah, Wali Nagari Sungai Landia, Refli Suhemi, dan wali jorong menyampaikan apresiasi mendalam. Kehadiran FK UNP dinilai sangat krusial, mengingat beberapa wilayah sempat terisolasi dan belum terjangkau pelayanan kesehatan sejak bencana terjadi.
Ketua Tim Pengabdi FK UNP, dr. Muthia Sukma, MARS, FISQua, berharap kolaborasi ini mempercepat pemulihan fisik dan mental masyarakat Agam. “Semangat solidaritas ini kunci membawa harapan baru bagi warga yang terdampak,” pungkasnya.
Sementara salah seorang warga Malalo Anto mengatakan, sebelumnya kita sudah berkomunikasi dengan tim pengabdi FK UNP, terkait penundaan kedatangan ke Nagari Malalo.
“Ya, sebelumnya kita sudah berkomunikasi dan menetapkan jadwal kedatangan kawan-kawan di FK UNP. Namun, salah satu ruas jalan menuju ke Malalo mengalami longsor,” ujar Anto, seraya sepakat menunda kedatangan tim.
Aksi kemanusiaan FK UNP ini aksi nyata dari kolaborasi antar lembaga pendidikan yang memiliki misi bersama, untuk membantu masyarakat terdampak bencana. Melalui Sumbar Peduli 3-in-1, masyarakat terkena dampak dapat merasakan langsung manfaat dari pelayanan kesehatan, pemulihan psikologis, serta bantuan material yang sangat dibutuhkan untuk memulihkan kondisi mereka.
Kegiatan ini mendapat sambutan positif dari masyarakat dan pemerintah. dr. Muthia Sukma, MARS FisQua, Ketua Tim Pengabdi dari FK UNP berharap, kegiatan ini dapat memberikan dampak yang positif dalam proses pemulihan masyarakat dan memberikan dampak yang dirasakan oleh masyarakat sangat nyata.
Dengan semangat kolaborasi dan solidaritas, diharapkan proses pemulihan di Kabupaten Agam dapat berjalan lebih cepat, membawa harapan baru bagi warga yang telah kehilangan banyak akibat bencana.
FK UNP mengucapkan terima kasih kepada Direktorat Jenderal Riset dan Pengembangan, Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi, yang telah mendanai kegiatan ini melalui Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, LPPM UNP, Civitas Akademika FK UNP, Wali Nagari Sungai Landia, Kepala Jorong Ranah dan Kampuang Ateh, Wali Jorong Sungai Batang Maninjau, serta kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi kelancaran kegiatan ini.(rmd)















