METRO PESISIR

Kunjungan Kerja Kepala BPPSDMP Kementerian Pertanian di Pariaman, Gaji 34 Penyuluh Bakal Ditanggung Pemerintah Pusat

0
×

Kunjungan Kerja Kepala BPPSDMP Kementerian Pertanian di Pariaman, Gaji 34 Penyuluh Bakal Ditanggung Pemerintah Pusat

Sebarkan artikel ini
SERAHKAN CENDERA MATA— Wali Kota Yota Balad menyerahkan cendra mata saat kunjungan kerja Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP) Kementan RI, Idha Widi Arsanti, di Pendopo Walikota Pariaman.

PARIAMAN, METRO–Wali Kota Pariaman, Yota Balad menerima kunjungan kerja Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP) Kementan RI, Idha Widi Arsanti, di Pendopo Walikota Pariaman.

Pertemuan strategis ini membawa kabar baik bagi keberlangsungan sektor pertanian di Kota Pariaman, khususnya terkait kesejahteraan tenaga pe­nyuluh.

Wako Yota Balad, menyambut baik kebijakan ini. Beliau menegaskan bahwa pengalihan beban gaji ke pusat akan memberikan ruang fiskal yang lebih lega bagi APBD kota untuk dialokasikan pada program pembangunan pertanian lainnya. “Kami sangat me­ngapresiasi kebijakan Kementan ini. Dengan transformasi status gaji ini, para penyuluh kita akan memiliki kepastian kesejahteraan yang lebih baik. Ini adalah bentuk penghargaan nyata bagi ujung tombak pembangunan pertanian di lapangan,” ujarnya.

Seperti diketahui, Pemerintah Kota Pariaman memilih 34 orang penyuluh pertanian yang selama ini digaji oleh APDB Kota Pa­riaman dan terbagi di empat kecamatan yang ada di Kota Pariaman. Masing – masing desa/kelurahan ditu­gaskan 2 atau 3 orang penyuluh tergantung luas lahan pertanian di Kota Pariaman. “Semoga dengan transformasi status gaji ini, penyuluh pertanian akan bekerja jauh lebih maksimal lagi dan banyak melahirkan inovasi sehingga pertanian di Kota Pariaman akan lebih ber­kem­bang dan maju lagi, “ ung­kapnya.

Baca Juga  Berdayakan Ibu Rumah Tangga, Naikkan Ekonomi Masyarakat di Padangpariaman 

Kunjungan Kepala BPP­SDMP Kementan RI juga disambut oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Pa­riaman, Afrizal Azhar, Kepala Dinas Pertanian, Pangan dan Perikanan Kota Pariaman, Marlina Sepa dan 34 Penyuluh Pertanian Kota Pariaman.

Sementra itu, Kepala BPPSDMP Kementan RI, Idha Widi Arsanti saat melakukan kunjungan me­nyampaikan poin krusial mengenai kebijakan baru dari Kementerian Pertanian. Mulai Tahun 2026, status penggajian seluruh penyuluh pertanian di Kota Pariaman akan ditanggung langsung oleh pemerintah pusat melalui Kementerian Pertanian (Kementan).

“Langkah ini diambil untuk menyeragamkan stan­dar kesejahteraan penyuluh di seluruh Indonesia serta memastikan fokus kerja para penyuluh tetap optimal dalam mendampingi petani tanpa terhambat kendala anggaran di tingkat daerah. Tidak hanya itu, tepat Tanggal 7 Januari 2026 nanti, Menteri Pertanian akan melakukan laun­ching Swasembada Pangan Indonesia. Dimana pada kesempatan tersebut, akan menghadirkan seluruh Penyuluh Pertanian dan mereka akan di­beri arahan langsung oleh Pak Menteri terkait ba­gaimana kedepannya Pe­nyuluh Pertanian bergerak untuk mewujudkan program Swasembada pangan ini, “ ungkapnya.

Baca Juga  Kemenag Kunjungi Intan Kasih Kirana, Penderita Kanker Tulang

Selain membahas administratif penggajian, ku­n­­jungan ini juga me­nyo­roti pentingnya pengembangan kapasitas SDM. Seiring dengan pengalihan gaji, Kementan juga akan memperketat monitoring kinerja dan memberikan pelatihan berkelanjutan bagi para penyuluh. Tidak ha­nya itu, Kementan juga akan memberikan hal – hal lain untuk menunjang ki­nerja penyuluh pertanian di Kota Pariaman.

“Tujuannya bukan sekadar memindahkan pos ang­garan, tapi memastikan bahwa setiap penyuluh memiliki kompetensi yang mumpuni untuk membawa petani kita menuju pertanian modern yang mandiri dan berdaya saing,” ujarnya mengakhiri. (efa)