SOLOK, METRO—Kecelakaan lalu lintas melibatkan dua sepeda motor terjadi di Jalan Umum Jorong Galanggang Tinggi, Nagari Kinari, Kecamatan Bukit Sundi, Kabupaten Solok, pada Minggu (28/12) pagi.
Peristiwa tersebut mengakibatkan satu orang pengendara meninggal dunia setelah sempat mendapatkan perawatan medis di rumah sakit.
Kasat Lantas Polres Solok Kota, Iptu Akbar Kharisma Tanjung, mengatakan kecelakaan terjadi sekitar pukul 07.00 WIB di ruas jalan umum kawasan Galanggang Tinggi.
“Kecelakaan bermula saat sepeda motor Honda Vario dengan nomor polisi BA 4641 PV yang dikendarai Syamsuir (81) keluar dari Simpang SDN 04 Kinari,” ujar Akbar.
Ia menjelaskan, sepeda motor tersebut hendak menyeberang menuju arah Simpang Kantor Wali Nagari Kinari.
Namun, ketika kendaraan berada di tengah badan jalan, dari arah Muara Panas menuju Kubang Duo melaju sepeda motor Yamaha Jupiter bernomor polisi BA 2746 HQ yang dikendarai Delvi Formosa (48).
Karena jarak kedua kendaraan sudah terlalu dekat dan kecepatan tidak memungkinkan untuk menghindar, tabrakan pun tidak dapat dihindarkan.
Akibat benturan keras tersebut, pengendara Honda Vario, Syamsuir, mengalami luka-luka cukup serius dan segera dilarikan ke Rumah Sakit M. Natsir Solok.
“Korban sempat mendapatkan perawatan medis, namun nyawanya tidak tertolong dan dinyatakan meninggal dunia,” ungkap Akbar.
Sementara itu, pengendara Yamaha Jupiter, Delvi Formosa, juga mengalami luka-luka dan saat ini masih menjalani perawatan di rumah sakit yang sama.
Petugas Satuan Lalu Lintas Polres Solok Kota yang tiba di lokasi kejadian langsung melakukan olah tempat kejadian perkara dan mengamankan kedua kendaraan yang terlibat kecelakaan.
Kedua sepeda motor tersebut kemudian dibawa ke kantor Satlantas Polres Solok Kota untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut.
Berdasarkan hasil pendataan awal, sepeda motor Honda Vario mengalami kerusakan ringan pada bagian samping kanan kendaraan.
Sedangkan sepeda motor Yamaha Jupiter mengalami kerusakan cukup parah pada bagian depan akibat benturan.
“Dalam peristiwa ini, satu orang meninggal dunia dan satu orang lainnya mengalami luka-luka. Kerugian materiil diperkirakan mencapai Rp1 juta,” tutup Akbar. (vko)





