METRO PADANG

Andre Rosiade: Pembangunan Lima Jembatan Baru di Sumbar Ditargetkan Rampung 2026

1
×

Andre Rosiade: Pembangunan Lima Jembatan Baru di Sumbar Ditargetkan Rampung 2026

Sebarkan artikel ini
TINJAU KORBAN BANJIR— Wakil Ketua Komisi VI DPR RI, Andre Rosiade, saat meninjau korban banjir bandang beberapa waktu lalu. Andre memastikan pemerintah pusat mempercepat pembangunan lima jembatan baru di Sumbar pascabanjir dan longsor yang melanda sejumlah wilayah pada akhir November lalu.

PADANG, METROWakil Ketua Komisi VI DPR RI, Andre Rosiade, memastikan pemerintah pusat mempercepat pembangunan lima jembatan baru di Sumatra Barat (Sumbar) pascabanjir dan longsor yang melanda sejumlah wilayah pada akhir November lalu. Percepatan ini dilakukan untuk memulihkan akses mobilitas warga sekaligus melancarkan distribusi bantuan ke daerah-daerah yang sempat terisolir.

Andre Rosiade mengatakan, bencana banjir dan longsor yang terjadi beberapa waktu lalu telah menyebabkan kerusakan infrastruktur cukup parah, termasuk terputusnya sejumlah jembatan dan akses jalan vital. Kondisi tersebut berdampak langsung terhadap aktivitas masyarakat serta proses penyaluran bantuan kemanusiaan.

“Pemerintah pusat bergerak cepat merespons kondisi ini. Pembangunan lima jembatan baru dipercepat agar akses mobilitas warga kembali normal dan bantuan bisa masuk dengan lancar serta aman,” ujar Andre Rosiade usai bertemu dengan Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo beberapa waktu lalu.

Wakil Ketua Fraksi Ge­rindra DPR RI ini menegaskan, percepatan pembangunan jembatan ini merupakan bentuk nyata perhatian dan keseriusan pemerintah dalam penanganan dampak bencana alam di Sumatera Barat. Andre berharap, dengan kembali pulihnya infrastruktur da­sar, masyarakat dapat segera bangkit dari kondisi sulit yang tengah dihadapi.

Adapun lima jembatan yang akan dibangun ter­sebut berlokasi di Nagari Kayu Tanam, Kabupaten Padang Pariaman, Nagari Maninjau, Kabupaten Agam, serta tiga unit jembatan di Kota Solok. Seluruh proyek tersebut ditargetkan rampung dan di­resmikan pada tahun 2026.

“Dengan kembalinya akses mobilitas yang baik, aktivitas warga akan kembali berjalan normal. Ini juga sangat penting untuk memastikan bantuan dan logistik ke daerah terdampak dapat tersalurkan dengan cepat,” kata Ketua Umum Ikatan Keluarga Minang (IKM) ini.

Andre Rosiade juga menyampaikan harapannya agar proses pembangunan berjalan lancar sesuai target, sehingga Sumatera Barat dapat se­gera pulih dan bangkit pascabencana. “Mudah-mudahan seluruh proses berjalan tanpa kendala dan memberikan manfaat se­besar-besarnya bagi ma­syarakat Sumbar,” pung­kasnya. (*)