OLAHRAGA

Perdana Digelar 2028 di Filipina!, KOI Bocorkan Bakal Ada SEA Plus, Pesta Olahraga Bareng Negara Non ASEAN

0
×

Perdana Digelar 2028 di Filipina!, KOI Bocorkan Bakal Ada SEA Plus, Pesta Olahraga Bareng Negara Non ASEAN

Sebarkan artikel ini
Ketua Umum KOI Raja Sapta Oktohari.

JAKARTA, METRO–Komite Olimpiade Indonesia (KOI/NOC Indonesia) mengungkapkan, dalam beberapa tahun ke depan akan ada pesta olahraga regional baru SEA Plus. Ajang yang diikuti negara-negara Asia Tenggara dan beberapa negara Asia Tengah serta Oseania itu akan digelar perdana pada 2028.

Hal itu diungkapkan Ketua Umum KOI Raja Sapta Oktohari. Dia menyebut Indonesia jadi bagian uang menginisiasi perluasan kepesertaan pesta olahraga ASEAN dan telah se­tuju dan ikut mendorong SEA Plus.

Tujuannya untuk transformasi ajang olahraga regional agar lebih kompetitif dan berorientasi dunia. Sehingga pesta olahraga regional tersebut tak hanya diikuti 11 negara Asia Tenggara, tapi juga negara lain seperti dari kawasan Asia Te­ngah dan Oseania.

“Kami berkomunikasi de­ngan beberapa negara untuk menginisiasi SEA Games itu agak diperluas. SEA Plus, Southeast Asia Plus. Bukan hanya 11 negara, tapi ditambah negara-negara seperti Bhutan dan negara-negara dari Oseania. Jadi dari Asia Tengah dan Oseania,” ucap Okto, sapaan akrab Raja Sapta Oktohari di Kantor KOI.

Baca Juga  Medali Perunggu Tim Indonesia di Piala Sudirman 2025 Jadi Kado HUT PBSI ke-74

“SEA Plus, jadi Southeast Asia Plus. Jadi bukan hanya 11 negara, tapi akan ditambah negara-negara seperti dari Bhutan dan negara-negara dari Oseania. Jadi dari Asia Tengah dan Oseania,” terang Okto.

Okto menambahkan, SEA Plus ini segera diluncurkan dengan edisi perdana bergulir pada 2028. Filipina menjadi tuan rumah pesta olahraga regional tersebut. Tapi sampai kini belum ada informasi detail.

Okto juga menyampaikan bahwa saat ini penting untuk meninjau ulang cabang olahraga yang dipertandingkan. Apa­lagi selama ini SEA Games kerap menjadi ambisi tuan rumah untuk menjadi juara umum de­ngan memasukkan cabang non-olimpik.

“Itu kemarin sudah di-laun­ching dan pertama akan dilakukan di Filipina, tahun 2028. Jadi ini akan menjadi ajang ukuran baru. Kalau biasanya kita ukur di SEA Games ini 11 negara, ini kita ukurnya lebih dari 11 negara,” terang Okto.

Baca Juga  Eintracht Frankfurt vs Chelsea, The Blues Kenyang Pengalaman

“Ini akan jadi ajang yang menarik. Di sini juga kita melihat dari cabang-cabang olah­raga yang memberikan prestasi yang sangat baik ini. Ini bisa menjadi tolak ukur dari peme­rintah dalam menetapkan cabor-cabor unggulan,” tambah dia.

Selain itu, Okto juga menyatakan bahwa Indonesia mendorong agar SEA Games ke depannya lebih memprioritaskan Olympic Number. Langkah ini sangat penting supaya anggaran besar yang dikeluarkan pemerintah berbanding lurus dengan lahirnya atlet-atlet yang mampu menembus kualifikasi Olimpiade maupun berbicara banyak di level Asian Games.

“Potensi cabang olahraga lokal harus dihitung ulang. Prioritas harus pada nomor-nomor Olimpiade agar mendorong lahirnya atlet yang qualified ke level dunia,” tegas Okto. (jpg)