OLAHRAGA

Hindari Salah Paham, Safety Riding Honda Hayati ajak Pengendara Pahami Bahasa Kode di Jalan

1
×

Hindari Salah Paham, Safety Riding Honda Hayati ajak Pengendara Pahami Bahasa Kode di Jalan

Sebarkan artikel ini
EDUKASI— Tim Safety Riding Honda Hayati melalui instruktur Benarivo De Frize memberikan edukasi bertajuk “Kode Jalan: Bahasa yang Semua Pengendara Harus Pahami” untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya komunikasi nonverbal di jalan.

PADANG, METRO–Banyak kecelakaan di jalan terjadi bukan hanya karena kelalaian, tetapi juga akibat salah paham antar pengendara. Contohnya, sein kiri tapi belok kanan, tidak memberi tanda saat berhenti, atau pindah jalur tanpa isyarat.

Menyikapi hal ini, Tim Safety Riding Honda Hayati  melalui instruktur Benarivo De Frize memberikan edukasi bertajuk “Kode Jalan: Bahasa yang Semua Pengendara Harus Pahami” untuk meningkatkan kesadaran akan pen­tingnya komunikasi nonverbal di jalan.

Benarivo menjelaskan bahwa keselamatan berkendara tak hanya bergantung pada keterampilan mengendalikan motor, tapi juga kemampuan memahami dan memberi kode dengan benar.

Baca Juga  Tampil dengan Desain dan Fitur Keamanan Baru, AHM Luncurkan All New Honda BeAT

“Isyarat tangan, penggunaan lampu, dan posisi tubuh saat berkendara menjadi “bahasa jalan” yang perlu dikuasai agar pengendara bisa saling mengerti tanpa mengganggu konsentrasi,”ujar Benarivo.

Menurutnya, penggunaan lampu sein dengan tepat, seperti menyalakannya beberapa detik sebelum berbelok, membantu pengendara lain bereaksi dengan aman.

“Sementara itu, isyarat tangan dan posisi badan dapat digunakan ketika lampu sein tidak berfungsi. Semua bentuk komunikasi ini harus dilakukan secara jelas namun tetap fokus pada kondisi sekitar,”jelasnya.

Baca Juga  PBESI akan Gelar Liga Esports Nasional mulai Tahun Depan

Selain soal teknis, Benarivo juga menekankan pentingnya sopan santun di jalan. Menghargai pengguna jalan lain, memberi ruang saat menyalip, dan tidak terburu-buru adalah bentuk komunikasi positif yang mendukung keselamatan bersama.

“Keselamatan dimulai dari saling menghargai. Kalau di jalan kamu nggak ngomong, biar sinyal motormu yang bi­cara,” ujar Benarivo.

Melalui kegiatan edu­kasi ini, Honda Hayati berkomitmen untuk terus mengingatkan masyarakat akan pentingnya memahami “bahasa jalan” demi terciptanya lalu lintas yang aman, tertib, dan saling menghormati. (rom)