OLAHRAGA

Rizki Juniansyah dan Rahmat Erwin Dipastikan Beda Kelas di Olimpiade LA 2028, Indonesia Bisa Gondol 2 Emas Sekaligus

0
×

Rizki Juniansyah dan Rahmat Erwin Dipastikan Beda Kelas di Olimpiade LA 2028, Indonesia Bisa Gondol 2 Emas Sekaligus

Sebarkan artikel ini
KONSEP BARU— Konsep baru dalam dunia tenis Indonesia dirilis oleh Badan Liga Tenis Nasional PP PELTI pada penghujung tahun bertajuk Proliga Indonesia Master 2025, berlangsung dari tanggal 22 hingga 28 Desember.

JAKARTA, METROKabar baik menghampiri Indonesia menuju Olimpiade Los Angeles 2028 setelah dua lifter andalan, Rizki Juniansyah dan Rahmat Erwin Abdullah dipastikan bakal tampil di dua nomor berbeda. Situasi ini membuat menggondol dua emas kini ada di depan mata.

Informasi menggembirakan ini disampaikan langsung oleh Ketua Komite Olimpiade Indonesia (KOI/NOC Indonesia), Raja Sapta Oktohari. Ia menyebut kepastian Rizki dan Rahmat tak bertanding di kelas yang sama didapat usai ditemukannya titik terang dari diplomasi intensif pihaknya dengan Federasi Angkat Besi Dunia (IWF).

“Paling menarik adalah diplomasi Komite Olimpiade Indonesia kepada Federasi Ang­kat Besi Dunia itu akhirnya diterima,” kata Oktohari di Kantor KOI, Senayan, Jakarta, Rabu (24/12) siang.

“Jadi kalau selama ini pusing itu karena jagoan kita itu, Rizki (Juniansyah) sama Rahmat (Erwin Abdullah) ada di dua kelas yang sama. Di Olimpiade LA 2028 itu akhirnya nomornya bisa dipecah,” tambah Okto, sapaan akrab Oktohari.

Keberadaan Rizki Juniansyah dan Rahmat Erwin Abdullah di kelas yang sama sudah jadi persoalan angkat besi Indonesia sejak menjelang Olimpiade Paris 2024. Mereka sama-sama beraksi di kelas 73 kg.

Baca Juga  Syafrizal Bakhtiar Terima Anugerah ASTAF, Deno Firmansyah: Cocok Maju Caketum KONI Sumbar

Saat itu, Rahmat Erwin ada­lah peraih perunggu Olimpiade Tokyo 2020 (2021). Dia juga merupakan juara dunia 2021 dan 2022.

Sementara Rizki Juniansyah, menggebrak dengan jadi juara dunia junior 2021 dan 2022. Kijun, sapaan akrabnya, juga peraih emas Islamic Solidarity Games 2021 dan SEA Games 2023.

Aturan IWF yang hanya mengizinkan setiap negara diwakili satu atlet di tiap kelas membuat Rizki dan Rahmat bertarung di 73 kg putra dari fase kualifikasi. Rizki lah yang akhirnya lolos dan juga meraih emas Olimpiade Paris 2024.

Nah di 2028, Indonesia berharap agar situasi itu tak terulang. Upaya pun dilakukan dan akhirnya membuahkan hasil, di mana Olimpiade LA 2028 nanti akan mempertandingkan kelas 75 kg dan 85 kg.

“Jadi khusus di LA 2028 ini akan ada nomor 75 kg dan 85 kg. Sehingga dua atlet terbaik kita ini bisa dipecah. Jadi ada yang tanding di 75 kg, ada yang tanding di 85kg,” ujar Okto.

Baca Juga  PON XII Aceh-Sumut, Kembali Arum Jeram Raih Medali Perunggu

“Dan ternyata di SEA Ga­mes kemarin di Thailand, Rizki tanding di 79 kg dan Rahmat tanding di 88 kg, dua-duanya dapat emas,” lanjutnya.

Meski begitu, Okto mengatakan KOI juga bakal melihat lebih jauh peluang keduanya untuk meraih emas di Olimpiade LA 2028, berdasarkan hasil Asian Games 2026 yang akan diselenggarakan di Nagoya, Jepang pada tahun depan.

“Dan ini kan luar biasa ya, saya semangat sekali bahkan pecah rekor dunia. Bukan rekor Asia Tenggara, bukan rekor Asia, tapi rekor dunia. Nah ini menjadi semangat kita untuk melihat kepada Olimpiade LA 2028,” kata Okto.

“Ukuran ini harus kita pastikan lagi nanti pada saat di Asian Games Nagoya. Asian Games Nagoya sudah kurang dari satu tahun. Jadi bulan September 2026 Indonesia akan kembali mengikuti multi event yaitu Asian Games Nagoya di Je­pang. Karena dari sana kita bisa mengukur peluang,” tutupnya. (jpg)