METRO PADANG

Wako Padang Pastikan Korban Banjir di Rusunawa Nyaman

0
×

Wako Padang Pastikan Korban Banjir di Rusunawa Nyaman

Sebarkan artikel ini
CEK KESIAPAN RUSUNAWA— Wali Kota Padang Fadly Amran meninjau langsung kesiapan Rusunawa yang terletak di belakang Perumahan Nelayan, Kecamatan Koto Tangah. Lokasi ini sebelumnya juga menjadi titik pengungsian darurat bagi warga saat bencana terjadi.

PADANG, METROPemko Padang me­nyiapkan Rumah Susun Sederhana Sewa (Rusunawa) yang akan dialihfungsikan menjadi hunian sementara (huntara) bagi korban bencana banjir bandang.

Untuk memastikan kesiapan rusunawa, Senin (22/12), Wali Kota Padang Fadly Amran meninjau langsung kesiapan Rusunawa yang terletak di belakang Perumahan Nelayan, Kecamatan Koto Tangah. Lokasi ini sebelumnya juga menjadi titik pengungsian darurat bagi warga saat bencana terjadi.

Dalam tinjauannya, Fadly Amran tidak hanya melihat kondisi fisik bangunan, tetapi juga berdialog hangat dengan para penyintas yang mulai menempati unit-unit rusun. Ia ingin memastikan bahwa warga mendapatkan tempat bernaung yang jauh lebih layak dibandingkan tenda pengungsian, sembari menunggu realisasi hunian tetap.

Baca Juga  Tutup Pesantren Ramadhan, MAN 3 Gelar Berbuka Puasa Bersama

Fadly menegaskan komitmen pemerintah kota untuk melengkapi seluruh fasilitas pendukung agar warga merasa nyaman. Ia langsung menginstruksikan organisasi perangkat daerah (OPD) terkait untuk segera memenuhinya.

“Kepada dinas terkait, dibantu kebutuhan warga yang sudah mulai menempati hunian ini, mulai dari peralatan rumah tangga hingga kebutuhan pokok­nya,” tegas Fadly.

Wako meminta ma­syarakat untuk tetap tabah dan bersabar menjalani masa transisi ini. Pemerintah, menurutnya, sedang bekerja keras untuk me­nyiapkan solusi jangka panjang berupa hunian tetap bagi warga yang rumahnya rusak berat atau hilang.

“Kepada masyarakat, kami mohon kesabaran hingga hunian tetap selesai dibangun,” imbuhnya.

Sementara itu, Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Rusunawa dan Rumah Khusus Kota Padang, Angga Liberdo, melaporkan progres penyiapan fasilitas tersebut. Ia menyebutkan bahwa pemerintah menyediakan kuota khusus untuk korban bencana agar mereka tidak terlantar.

Baca Juga  Penderita ISPA Meningkat

Menurut data UPT, saat ini telah tersedia 30 kamar yang dialokasikan khusus untuk warga terdampak, di mana 10 kamar di antara­nya sudah mulai ditempati oleh keluarga penyintas. Pihaknya terus mengebut pengerjaan perbaikan fisik agar seluruh unit siap pakai dalam waktu dekat.

“Kami tengah melakukan perbaikan terhadap Rusunawa ini. Perbaikan meliputi pengecatan, perbaikan pintu, serta keleng­kapan isi hunian agar la­yak dan nyaman ditempati masyarakat,” jelas Angga. (ren)