PDG. PARIAMAN, METRO—Warga Korong Gantiang Tangah Padang, Nagari Ulakan, Kecamatan Ulakan Tapakih, Kabupaten Padang Pariaman, dikejutkan dengan penemuan sesosok mayat perempuan di tepi jalan, Senin (22/12) pagi.
Korban ditemukan sekitar pukul 06.00 WIB dalam kondisi telungkup di pinggir jalan, tepat di kawasan yang kerap dilalui kendaraan pada jam-jam subuh.
Penemuan tersebut pertama kali diketahui oleh warga yang melintas di lokasi. Melihat kondisi korban yang tidak bergerak, warga segera melaporkan kejadian itu kepada aparat kepolisian setempat.
Petugas Polsek Nan Sabaris yang menerima laporan langsung mendatangi lokasi kejadian dan memasang garis polisi untuk mengamankan tempat kejadian perkara (TKP).
Kapolsek Nan Sabaris, Iptu Defit Irawan, mengatakan korban diketahui berjenis kelamin perempuan dan telah dievakuasi dari lokasi kejadian untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut.
“Identitas korban bernama Martini (60), warga setempat, bekerja di sektor swasta dan tinggal tidak jauh dari lokasi penemuan,” ujar Iptu Defit saat dikonfirmasi.
Berdasarkan keterangan awal dari pihak keluarga, korban diketahui meninggalkan rumah sejak subuh hari, sekitar pukul 05.00 WIB.
“Korban keluar rumah untuk mengambil sisa parutan kelapa di sebuah kedai nasi, yang biasa digunakan sebagai pakan ayam. Aktivitas tersebut hampir setiap hari dilakukan korban,” jelasnya.
Dari hasil olah TKP sementara, polisi menemukan sejumlah serpihan yang diduga berasal dari kendaraan, termasuk pecahan yang menyerupai kaca spion.
“Berdasarkan temuan di lokasi, kuat dugaan korban merupakan korban tabrak lari. Namun hal ini masih kami dalami,” ungkap Kapolsek.
Jenazah korban kemudian dievakuasi ke Puskesmas Ulakan Tapakih untuk dilakukan visum luar oleh dokter Yudi bersama tim medis.
Hasil pemeriksaan medis sementara menemukan sejumlah luka serius di tubuh korban, antara lain luka di bagian kepala dan wajah, patah tulang iga kiri, patah tulang lengan dan kaki kiri, serta luka lecet dan memar di beberapa bagian tubuh.
“Penyebab kematian korban diduga akibat benturan keras di bagian kepala dan wajah yang menyebabkan cedera kepala berat disertai perdarahan hebat, serta benturan keras di tubuh bagian kiri,” terang Iptu Defit.
Usai proses visum, jenazah korban diserahkan kepada pihak keluarga untuk dibawa ke rumah duka dan dimakamkan.
Hingga saat ini, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan dengan mengumpulkan keterangan saksi serta bukti-bukti tambahan guna mengungkap pelaku dan kendaraan yang diduga terlibat dalam peristiwa tersebut.
“Kami mengimbau kepada masyarakat yang mengetahui atau melihat kejadian ini agar segera melapor ke pihak kepolisian,” pungkas Kapolsek. (rom)






