PAYAKUMBUH, METRO–Sebanyak 38 anak usia sekolah dasar yang berasal dari keluarga kurang mampu tampak antusias mengikuti kegiatan khitanan massal gratis yang digelar keluarga besar Kantor Kementerian Agama Kota Payakumbuh.
Khitanan massal gratis dilakukan oleh dokter spesialis bedah melalui kerjasama dengan Dinas Kesehatan Kota Payakumbuh. Dua orang tenaga profesional dari Dinas Kesehatan yakni dr. Defrizal Indra dan dr. Irham Adani Siregar dari puskesmas ibuah dan puskesmas Parik Rantang.
Kepala Kankemenag Kota Payakumbuh, H. Hendri Yazid kepada wartawan Senin (22/12) di aula serbaguna Kankemenag, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan aksi kemanusiaan dalam rangka memperingati Hari Amal Bhakti (HAB) Kementerian Agama ke-80.
“Bismillahirrahmanirrahim dan alhamdulillahi robbal ‘alamiin. Pada hari ini kita laksanakan bakti Kementerian Agama untuk saudara kita yang kurang mampu mengkhitankan anaknya. Ini perdana kita gelar sejak Kementerian agama ada di Kota Payakumbuh. Untuk pencarian penerima manfaat, Kita sengaja turunkan tim untuk melakukan pendataan. Alhamdulillah, kita dapatkan 38 orang anak yang sebagian diantaranya sudah dikhitan,” terang Hendri Yazid didampingi Safrizal selaku ketua panitia pelaksana.
Dikatakannya, sebelumnya juga telah salurkan bantuan untuk korban bencana alam di beberapa lokasi. Diantar kelokasi bencana dan diserahkan secara langsung kepada korban bencana alam. “InsyaAllah, besok kita antar bantuan untuk korban di daerah Solok. Kita targetkan, tidak ada uforia dalam HAB Kemenag ke 80, sesuai arahan Menteri Agama, kita prioritaskan kemanusiaan,” ulasnya.
Pelaksanaan khitan massal gratis ini adalah sebagai wadah mendekatkan anak-anak kepada agamanya.
“Ini kesempatan baik untuk membawa anak-anak melakukan khitan dalam mengamalkan ajaran agama kita (agama islam). Khitan massal ini dilakukan sebagai bentuk kepedulian terhadap anak-anak yang membutuhkan, agar anak-anak tersebut dapat mempraktikkan ajaran agama dengan lebih baik. Ajaran agama yang sudah dilakukan sejak zaman Nabi Ibrahim, dan dilanjutkan sampai generasi sekarang,” tambahnya.
“Terima kasih Kami ucapkan kepada jajaran ASN Kementerian Agama Kota Payakumbuh yang sudah mendukung terlaksananya kegiatan kemanusiaan ini. Serta terima kasih kepada pemko Payakumbuh melalui Kepala Dinas Kesehatan yang telah mengutus dokter spesialis untuk kegiatan ini,” pungkasnya.
Peserta khitan massal Kemenag kali ini juga diberi hadiah berupa tas bingkisan yang berisi sarung dan uang transportasi sebagai dukungan tambahan untuk meningkatkan kesejahteraan peserta.
Salah seorang peserta, Muhammad Fachri Abdullah siswa kelas 6 di salah satu SD di Payakumbuh menyampaikan ucapan terima kasih. “Terima kasih pak kemenag, saya sekarang sudah sunat rasul. Saya senang,” ucapnya bangga. (uus)






