METRO PADANG

JK Saksikan Sungai Batu Busuk yang Terbelah dan Tumpukan Kayu, Relawan PMI Diminta Bantu Korban dan Kawal Proses Rehab Rekon

1
×

JK Saksikan Sungai Batu Busuk yang Terbelah dan Tumpukan Kayu, Relawan PMI Diminta Bantu Korban dan Kawal Proses Rehab Rekon

Sebarkan artikel ini
KUNJUNGI BATU BUSUK— Ketua Umum Palang Merah Indonesia (PMI) Jusuf Kalla didampingi Wakil Wali Kota Padang Maigus Nasir, melihat langsung kondisi sungai yang terbelah akibat banjir, tumpukan kayu besar yang terbawa arus di di kawasan Batu Busuk, tepatnya di sekitar SMPN 44 Padang, Kecamatan Pauh, Sabtu (20/12).

BATU BUSUK, METROWakil Wali Kota Padang Maigus Nasir mendampingi Ketua Umum Palang Merah Indonesia (PMI) Jusuf Kalla meninjau lokasi bencana alam di kawasan Batu Busuk, tepatnya di sekitar SMPN 44 Padang, Kecamatan Pauh, Sabtu (20/12).

Dalam peninjauan tersebut, Jusuf Kalla melihat langsung kondisi sungai yang terbelah akibat banjir, tumpukan kayu besar yang terbawa arus, serta aktivitas pengerukan sungai menggunakan alat berat sebagai bagian dari upaya penanganan pasca bencana.

Dalam kunjungan yang dipusatkan di sekitar SMPN 44 Padang tersebut, Jusuf Kalla menyaksikan sisa-sisa keganasan banjir bandang yang terjadi November lalu. Pemandangan sungai yang alirannya terbelah, tumpukan material kayu gelondongan yang terbawa arus, hingga aktivitas alat berat yang tengah melakukan pengerukan menjadi sorotan utama dalam peninjauan ini.

Baca Juga  Ribuan Pelamar Padati Job Fair, Lulusan S1 Mengeluh Sulit Cari Kerja

Wakil Wali Kota Padang, Maigus Nasir, me­ngapresiasi kehadiran Ju­suf Kalla yang turun langsung ke lapangan. Menurutnya, sinergi antara PMI pusat dan daerah dengan Pemerintah Kota Padang sangat krusial dalam mempercepat proses pemulihan.

Maigus melaporkan bahwa meski penanganan darurat telah berjalan, kendala teknis di lapangan masih dihadapi, terutama terkait pembersihan permukiman warga dari material sisa banjir.

“Saat ini masyarakat terdampak telah menempati hunian sementara. Namun kami masih membutuhkan dukungan, khu­susnya bantuan peralatan untuk membersihkan lumpur di rumah-rumah warga serta perlengkapan pendukung lainnya,” ujar Maigus Nasir kepada Jusuf Kalla.

Maigus juga memaparkan solusi jangka panjang yang tengah disiapkan pemerintah kota. Saat ini, warga yang kehilangan tempat tinggal telah dievakuasi ke Perumahan Nelayan di Kecamatan Koto Tangah sebagai lokasi transit, sembari pemerintah menyiapkan lahan untuk pembangunan Hunian Tetap (Huntap).

Baca Juga  Vasko Ruseiy Dilantik jadi Ketua IPSI Sumbar, Menpora: Potensi Silat di Sumbar Sangat Besar

“Kami mohon doa dan dukungan dari PMI agar penanganan pascabencana ini dapat segera dituntaskan sehingga masya­rakat dapat kembali beraktivitas secara normal,” katanya.

Merespons laporan tersebut, Jusuf Kalla menegaskan komitmen PMI untuk tidak sekadar hadir saat tanggap darurat, tetapi juga mengawal hingga fase pemulihan. Ia memberikan instruksi tegas kepada jajaran PMI Kota Padang untuk proaktif men­data dan memenuhi kekurangan logistik maupun peralatan di lapangan.

“Kepada relawan PMI Kota Padang, silakan penuhi kebutuhan masyarakat sesuai kondisi di lapangan. PMI siap memberikan du­kungan penuh kepada pe­merintah dalam penanganan bencana di masa tanggap darurat ini,” tegas JK. (*/ren)