OLAHRAGA

Bupati Welly Serahkan Alsintan ke Keltan, Kontribusi PDRB Pertanian Pasaman Capai 46,18 Persen

1
×

Bupati Welly Serahkan Alsintan ke Keltan, Kontribusi PDRB Pertanian Pasaman Capai 46,18 Persen

Sebarkan artikel ini
SERAHKAN BANTUAN— Bupati Pasaman Welly Suhery saat menyerahkan bantuan alsintan secara simbolis kepada anggota Keltan.

PASAMAN, METRO–Pemerintah Kabupaten Pasaman terus mempertegas komitmennya dalam mendukung program swa­sembada pangan nasional.  Komitmen tersebut diwujudkan melalui penyaluran alat dan mesin pertanian (alsintan) yang diserahkan langsung oleh Bupati Pasaman, Welly Suhery, di­dampingi Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Pasaman, Heri Prasetyo Wibowo, kepada kelompok tani (keltan) penerima manfaat.

Pada kesempatan ini, Pemerintah Kabupaten Pasaman kembali menyalurkan bantuan alsintan melalui Dinas Pertanian kepada kelompok tani be­rupa, 20 unit mesin pompa air, 3 unit combine harves­ter 3 unit traktor roda empat, 2 unit rotavator, 2 unit mesin power thresher.

Sebagian alsintan ter­sebut akan dimanfaatkan untuk mendukung program layanan bajak gratis yang selama ini sangat membantu petani di berbagai wi­layah.

Bupati Welly Suhery menegaskan bahwa sektor pertanian merupakan tulang punggung perekonomian daerah. Saat ini, 55,5 persen angkatan kerja Ka­bupaten Pasaman berge­rak di sektor pertanian, de­ngan kontribusi terhadap Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) mencapai 46,18 persen. “Oleh karena itu, penguatan sektor pertanian menjadi prioritas utama pembangunan daerah,” ujar .

Data Dinas Pertanian, Pasaman merupakan salah satu daerah lumbung padi di Provinsi Sumatera Barat. Kabupaten Pasaman mencatat capaian membanggakan dengan pro­duksi lebih dari 130 ribu ton Gabah Kering Giling (GKG) dalam dua tahun terakhir, dengan luas tanam mencapai 16.166 hektare. “Karena itulah, pemerintah dae­rah terus hadir untuk me­ringankan beban petani, meningkatkan produktivitas, dan memastikan keta­hanan pangan daerah te­tap terjaga,” ujar Bupati Welly.

Untuk mendukung hal tersebut, Pemkab Pasaman menjalankan sejumlah program strategis, di antaranya layanan bajak gratis, perbaikan tata kelola pupuk bersubsidi, serta pengendalian alih fungsi lahan melalui percepatan penetapan Peraturan Da­erah Lahan Pertanian Pa­ngan Berkelanjutan (LP2B).  “Hal ini sejalan dengan Program Asta Cita Presiden Prabowo Subianto,”tegas Bupati We­l­ly.

Bupati menambahkan, Pemerintah Kabupaten Pasaman menghadirkan alsintan modern ini guna menekan biaya produksi dan meningkatkan efisiensi usaha tani.

Selain itu, Berdasarkan hasil koordinasi dengan Kementerian Pertanian RI, pada periode November–Desember telah disalurkan bantuan 87,5 ton benih padi untuk lahan seluas 3.500 hektare, serta 30 ton benih jagung untuk 2.000 hektare lahan pertanian.

Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian Kabupa­ten Pasaman, Heri Pra­setyo Wibowo mengatakan, Pemerintah Kabupa­ten Pasaman berharap seluruh bantuan dapat dimanfaatkan secara optimal dan berkelanjutan guna meningkatkan produksi pertanian sekaligus kesejahteraan petani. Apresiasi dan terima kasih kata­nya juga disampaikan kepada Kementerian Pertanian RI serta seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam mewujudkan swasembada pangan di Kabupaten Pa­saman.(ped/rel)