PASBAR, METRO–Ketua Federasi Olahraga Karate-Do Indonesia (FORKI) Sumatera Barat, Khairuddin Simanjuntak, secara resmi melantik Ketua dan Pengurus FORKI Kabupaten Pasaman Barat (Pasbar) periode 2025–2029. Prosesi pelantikan berlangsung di Balerong Pusako Anak Nagari, Kantor Bupati Pasaman Barat, kemarin.
Dalam sambutannya, Khairuddin Simanjuntak menyampaikan ucapan selamat kepada Irvan Nudri yang dipercaya memimpin FORKI Pasaman Barat. Ia menegaskan bahwa amanah tersebut merupakan tanggung jawab besar dalam memajukan olahraga karate di daerah berjuluk Bumi Tuah Basamo itu.
“Jabatan ini bukan sekadar kehormatan, tetapi juga tanggung jawab besar untuk membina dan mengembangkan prestasi karate di Pasaman Barat,” ujar Khairuddin.
Khairuddin Simanjuntak yang juga menjabat sebagai Ketua Komisi II DPRD Provinsi Sumatera Barat dan Ketua Fraksi Partai Gerindra Sumbar itu berharap, seluruh pengurus FORKI Pasbar dapat menjalin kerja sama yang baik dengan berbagai pihak, terutama dalam hal pembinaan atlet.
Menurutnya, pembinaan yang berkelanjutan dan terarah akan melahirkan atlet-atlet berprestasi yang tidak hanya unggul secara teknik, tetapi juga memiliki mental dan karakter kuat sesuai dengan nilai-nilai Bushido.
“Saya mengajak seluruh pengurus bekerja dengan ikhlas, penuh dedikasi, dan menjadikan FORKI Pasbar sebagai organisasi yang solid serta berkomitmen memajukan olahraga karate,” katanya.
Sementara itu, Ketua FORKI Pasaman Barat, Irvan Nudri, mengatakan pelantikan tersebut menjadi momentum awal untuk membangun kebersamaan dan memperkuat semangat prestasi di kalangan insan karate Pasbar.
Ia menjelaskan, rangkaian kegiatan pelantikan juga dirangkaikan dengan pelaksanaan Kejuaraan Kabupaten (Kejurkab) Karate yang diikuti oleh empat perguruan, yakni INKAI, LEMKARI, WADOKAI, dan INKADO.
“Kejurkab ini diikuti sebanyak 197 atlet yang bertanding di berbagai kelas, baik kategori open maupun festival. Para atlet memperebutkan medali emas, perak, serta piagam penghargaan,” jelas Irvan.
Irvan menambahkan, Kejurkab Karate tersebut direncanakan akan digelar secara rutin dua kali dalam setahun sebagai bagian dari pembinaan atlet berjenjang.
“Kami akan bekerja keras melahirkan atlet-atlet karate Pasaman Barat yang mampu bersaing di tingkat provinsi hingga nasional,” tutupnya. (end)






