PADANG, METRO—Kecelakaan lalu lintas kembali terjadi di jalur rawan Sitinjau Lauik, Kota Padang. Sebuah truk Colt Diesel terguling dan melintang di badan Jalan Padang–Solok, tepatnya di kawasan Panorama Dua, Kelurahan Indarung, Kecamatan Lubuk Kilangan, Jumat (19/12) siang.
Insiden tersebut sempat mengganggu arus lalu lintas dari kedua arah. Truk yang terguling menutup hampir seluruh badan jalan, menyebabkan antrean kendaraan mengular cukup panjang, baik dari arah Kota Padang maupun Kabupaten Solok.
Panorama Dua dikenal sebagai salah satu titik paling ekstrem di jalur Sitinjau Lauik. Kontur jalan yang menanjak dan menurun tajam, ditambah tikungan sempit, kerap menjadi lokasi terjadinya kecelakaan, terutama bagi kendaraan bertonase besar.
Kasat Lantas Polresta Padang, AKP Riwal Maulidinata, membenarkan peristiwa tersebut. Ia menjelaskan, kecelakaan diduga terjadi akibat pengemudi truk kehilangan kendali saat melintasi turunan dari arah Solok menuju Padang.
“Truk melaju dari arah Solok, diduga pengemudi kehilangan kendali di jalur turunan sehingga kendaraan terguling dan melintang di badan jalan,” ujar AKP Riwal saat dikonfirmasi sekitar pukul 15.26 WIB.
Pengemudi truk bernama Rian juga mengungkapkan hal serupa. Ia mengaku kendaraannya tiba-tiba tidak dapat dikendalikan ketika melewati turunan tajam di kawasan tersebut.
“Truk tiba-tiba tidak bisa dikendalikan saat di turunan, lalu terguling dan melintang di jalan,” ujarnya.
Petugas Satuan Lalu Lintas Polresta Padang langsung turun ke lokasi untuk melakukan pengamanan dan mengatur arus kendaraan. Proses evakuasi truk berlangsung cukup menantang mengingat posisi kendaraan yang menutup hampir seluruh badan jalan.
“Anggota sudah kami turunkan ke lokasi untuk mengurai kemacetan. Truk yang semula mengganggu arus lalu lintas sudah berhasil digeser,” kata AKP Riwal.
Setelah evakuasi selesai, arus lalu lintas Padang–Solok kembali dibuka dan dapat dilalui dua jalur. Kondisi lalu lintas dilaporkan berangsur normal, meski petugas tetap disiagakan untuk mengantisipasi kemacetan susulan.
AKP Riwal juga mengimbau para pengendara, khususnya kendaraan berat, agar lebih berhati-hati saat melintasi jalur Sitinjau Lauik. Ruas jalan ini menjadi akses utama menuju Kota Padang, terlebih setelah sejumlah jalur alternatif mengalami kerusakan akibat bencana alam di Sumatera Barat.
“Pengendara diharapkan lebih waspada dan mengikuti arahan petugas, mengingat Sitinjau Lauik merupakan jalur ekstrem yang rawan kecelakaan,” pungkasnya. (rom)






